Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis mobile pada mata pelajaran pemrograman dasar tingkat SMK / Samsul Arifin
Abstrak
ABSTRAK Arifin Samsul. 2014. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Mobile pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar Tingkat SMK. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Aji Prasetya Wibawa S.T. M.M.T. Ph.D. (2) Didik Dwi Prasetya S.T. M.T. Kata kunci pengembangan media pembelajaran android mobile pemrograman smk Media pembelajaran berkembang ke perangkat keras berupa smartphone. Maraknya pengguna smartphone menjadi potensi yang baik untuk dimanfaatkan. Selain itu pada observasi awal salah satu SMK Negeri di Kota Malang menjadi objek observasi. Sebanyak 22 dari 30 siswa memiliki nilai ujian yang tidak memenuhi Standar Kompetensi Minimum (SKM). Melalui tanya jawab yang dilakukan kepada siswa penyebab utama rendahnya hasil belajar tersebut adalah rendahnya motivasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan media pembelajaran berbasis mobile untuk matapelajaran pemrograman dasar dan melakukan pengujian kelayakan media. Penelitian ini menggunakan model pengembangan oleh Sadiman. Model pengembangan ini dipilih karena adanya proses revisi yang bias diulangi dari tahapan tertentu. Tahapan-tahapan pada model pengembangan Sadiman adalah sebagai berikut (1) identifikasi kebutuhan (2) perumusan tujuan pembelajaran (3) perumusan materi pembelajaran (4) perumusan alat ukur keberhasilan (5) Penulisan Naskah Media (6) uji coba (7) revisi (8) naskah siap diproduksi dan dimanfaatkan. Pengujian dilakukan pada tiga subjek uji coba yakni ahli materi ahli media dan siswa. Pengujian pada ahli materi menunjukkan hasil sebesar 87%. Pengujian pada ahli media memperoleh hasil sebesar 91.33%. sedangkan uji coba pada siswa memperoleh skor 86.34%. Dari keseluruhan uji coba yang telah dilakukan maka diperoleh skor sebesar 88 22% atau termasuk dalam kategori layak untuk digunakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan sudah layak untuk diterapkan dalam kegiatan belajara mengajar.