Skripsi
Pengaruh penggunaan turbocyclone terhadap konsumsi bahan bakar spesifik efektrif (SFCe) dan daya efektif pada sepeda motor honda beat PGM-FI / Ahmad Nurohman
Abstrak
ABSTRAK Nurohman Ahmad. 2015. Pengaruh Penggunaan Turbocyclone terhadap Konsumsi Bahan Bakar Spesifik Efektif (SFCe) dan Daya Efektif pada Sepeda Motor Honda Beat PGM-FI. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Imam Muda Nauri S.T. M.T. (II) Drs. Ir. Mustaman M.Pd. Kata Kunci turbocyclone konsumsi bahan bakar spesifik efektif(SFCe) daya efektif Honda Beat PGM-FI. Penerapan teknologi PGM-FI pada Honda Beat PGM-FI masih menimbulkan keluhan pada konsumen yaitu berupa akselerasi yang kurang responsif bila dibandingkan dengan sepeda motor transmisi manual. Sementara itu kenaikan harga BBM bersubsidi yang terus berlanjut juga melahirkan peningkatkan kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang lebih hemat bahan bakar. Untuk menanggapi permasalahan tersebut maka pihak Honda menerapkan teknologi ESP (Enhanced Smart Power) pada varian matik Honda Beat ESP.Namun perlu diketahui bahwa harga dari Honda Beat ESP masih cukup mahal yaitu memiliki selisih harga sekitar 1 5 sampai 2 juta dari harga Honda Beat PGM-FI. Oleh karena itu perlu suatu alternatif untuk meningkatkan daya mesin dan menurunkan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Honda Beat PGM-FI dengan biaya yang cukup murah. Salah satu alternatif yang dapat dicoba adalah dengan meningkatkan kualitas pembakaran menggunakan turbocyclone. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perbedaan antara tanpa menggunakan turbocyclone dan menggunakan turbocyclone terhadap konsumsi bahan bakar spesifik efektif (SFCe) dan daya efektif pada sepeda motor Honda Beat PGM-FI. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan turbocyclone sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini ada dua yaitu konsumsi bahan bakar spesifik efektif (SFCe) dan daya efektif. Pengambilan data dilakukan sebanyak 3 kali pada setiap putaran mesin yang uji yaitu 1500 rpm sampai 7000 rpm dengan tahap kenaikan500 rpm. Uji hipotesis dilakukan menggunakan metode statistik parametrik Paired Sample T Test dengan uji prasyarat berupa uji normalitas data menggunakan Kolmogrov Smirnov Test. Berdasarkan hasil penelitian penurunan rata-rata SFCe terbesar akibat penggunaan turbocyclone terjadi pada putaran mesin 4000 rpm sampai 7000 rpm yaitu sebesar 0 002 kg/HP.jam. Semakin menurun SFCe menunjukan proses pembakaran lebih sempurna dan konsumsi bahan bakar lebih irit. Sementara itu Peningkatan rata-rata daya efektif akibat penggunaan turbocyclone mulai terjadi pada putaran mesin 1500 rpm dan terus meningkat sampai tercapai peningkatan rata-rata daya efektif tertinggi pada putaran mesin 7000 rpm yaitu sebesar 0 096 HP. Namun perlu diketahui bahwa presentase penurunan rata-rata SFCe dan peningkatan rata-rata daya efektif akibat penggunaan turbocyclone pada putaran mesin 1500 rpm sampai 7000 rpm dengan tahap kenaikan 500 rpm cenderung kecil yaitu secara berurutan hanya sebesar 2 30% dan 0 95%.