UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh enkapsulasi PEG (polyethylene glycol) pada nanopartikel perak terhadap konduktivitas dan laju korosi / Agung Kurniawan

Kurniawan, Agung - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Kurniawan Agung. 2015. Pengaruh Enkapsulasi PEG (Polyethylene Glicol) Pada Nanopartikel Perak Terhadap Konduktivitas Dan Laju Korosi. Skripsi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang.. Dosen Pembimbing (I) Dr. Markus Diantoro M. Si. (II) Drs. Abdullah Fuad M.Si. Kata kunci nanopartikel perak PEG enkapsulasi konduktivitas laju korosi Nanopartikel perak (AgNP) telah menarik banyak perhatian dalam beberapa tahun terakhir dalam aplikasi biomedis karena aktivitas antimikroba mereka yang kuat dibandingkan dengan produk nanomaterial lainnya namun kelemahan mereka termasuk toksisitas dan ketidakstabilan untuk Larutan asam klorida. Dijelaskan dalam penelitian ini adalah sintesis nanopartikel perak yang dihasilkan oleh reduksi kimia dari bahan utama perak nitrat (AgNO3). Sebagai agen pereduksi digunakan sodium borohydride (NaBH4) dan mercaptosuccinic acid (C4H6O4S) sebagai stabilizer untuk mencegah nanopartikel dari aglomerasi. Pada metode Ini juga menggunakan dua jenis pelarut yaitu air dan metanol. Campuran disimpan di bawah pengadukan yang kuat dalam ice bath. Larutan perak nitrat dari 340 mg dalam 6 792 ml air ditambahkan. Sebuah larutan baru disiapkan natrium borohidrida (756 6 ml dalam 100 ml air) ditambahkan tetes demi tetes. Solusinya diaduk selama setengah jam dalam metanol. Selanjutnya tahap enkapsulasi nanopartikel perak dilarutkan dalam PEG 1%(PEG 400 PEG 4000 PEG 6000 PEG 20000). NanoAg-PEG diaduk kuat dan disonikasi untuk mendapatkan nanoAg-PEG yang homogen. Sampel yang diperoleh kemudian dikarakterisasi menggunakan XRF XRD SEM EDX dan TEM. Pada penelitian ini telah berhasil dilakukan sintesis nanoAg-PEG melalui metode sonokimia dan menghasilkan partikel berukuran 25-100 nm. Dalam penelitian ini hasil pengukuran SEM nanopartikel AgPEG 20000 memberikan hasil terbaik yaitu nanopartikel perak dengan ukuran partikel mencapai 98 44 nm dan memiliki stabilitas yang tinggi. Penambahan berat molekul PEG yang digunakan semakin kecil nilai konduktivitas yang dihasilkan. Dalam penelitian ini PEG 20000 memberikan nilai konduktivitas sebesar 1.42 105 8486 m-1. Laju korosi terhadap asam semakin bertambah berat molekul PEG yang melapisi nanopartikel perak laju korosi semakin menurun. Dalam penelitian ini PEG 20000 memberikan nilai laju korosi sebesar 2 50 x 10-4 cm/jam. Hasil pengukuran TEM untuk nanopartikel AgPEG 20000 menghasilkan distribusi ukuran rata-rata sebesar 70 59 nm


Informasi Detail
DDC
Rs 539.72 KUR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika, 2015.
Deskripsi Fisik
xv, 79 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04398/KI/15
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2015
Subjek
1. NANOPARTIKEL PERAK
2. SILVER NANOPARTICLES

Pembimbing
1. Markus Diantoro ; 2. Abdullah Fuad
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik