Skripsi
Penerapan model guided inquiry untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika tentang sifat-sifat bangun datar di kelas III SDN Bandulan 2 Malang / Rina Octaviani
Abstrak
ABSTRAK Octaviani Rina. 2015. Penggunaan Model Guided Inquiry untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Matematika tentang Sifat-sifat Bangun Datar di Kelas III SDN Bandulan 2 Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Endang Setyo Winarni M.Pd (II) Drs. Syaiful Imam S.Pd. M.Pd Kata Kunci Model Guided Inquiry Aktivitas belajar Prestasi belajarMatematika Guided Inquiry merupakan model pembelajaran yang melatih siswa untuk menemukan suatu konsep dari materi yang dipelajarinya.Siswa akan menjadi lebih aktif didalam pembelajaran karena guru hanya membimbing melatih dan membiasakan siswa untuk terampil dalam merumuskan masalah merumuskan hipotesis melakukan percobaan dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa (1) aktivitas guru masih terbatas pada menjelaskan materi dan pemberian tugas (2) aktivitas siswa terbatas pada mendengarkan penjelasan dari guru tanya jawab dan mengerjakan tugas dari guru (3) prestasi belajar siswa menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mendapatkan nilai yang memenuhi KKM pada mata pelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan model Guided Inquiry pada siswa kelas III SDN Bandulan 2 Malang (2) peningkatan aktivitas belajar siswa dengan diterapkannya model Guided Inquiry pada siswa kelas III SDN Bandulan 2 Malang (3) peningkatan prestasi belajar pada mata pelajaran Matematika tentang sifat-sifat bangun datar siswa kelas III SDN Bandulan 2 Malang. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Penelitian dilaksanakan di kelas III SDN Bandulan 2 Malangdengan subjek penelitian 41 siswa Hasil penelitian diketahui bahwa dalam pembelajaran guru sudah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan tahap-tahap yang terdapat dalam model Guided Inquiry. Aktivitas belajar Matematika siswa kelas III SDN Bandulan 2Malangmeningkat dari siklus I rata-rata nilai keaktifan belajar siswa yang mencapai 89 10 menjadi 95 26 pada siklus II. Prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan pada observasi pratindakan ketuntasan belajar klasikal yang hanya 51 22% pada siklus Imenjadi 63 41% dan siklus II mencapai 85 37%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan penerapan model Guided Inquiry dapat meningkatkan pembelajaran Matematika tentang Sifat-sifat Bangun Datar di Kelas III SDN Bandulan 2 Malang. Disarankan guru menerapkan model Guided Inquirydalam pembelajaran Matematika agar keterlibatan siswa lebih dominan sehingga pembelajaran dapat terpusat pada siswa.