Skripsi
Pengembangan modul virtual interaktif berbasis pendekatan saintifik dan tiga representasi dalam kimia pada materi kelarutan dan hasil kali larutan / Fitria Nurinnihayati
Abstrak
i ABSTRAK Nurinnihayati Fitria. 2015. Pengembangan Modul Virtual Interaktif Berbasis Pendekatan Saintifik dan Tiga Representasi dalam Kimia pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Munzil M.Si (II) Dr. Suharti S.Pd M.Si. Kata Kunci Media pendekatan saintifik tiga representasi dalam kimia kelarutan dan hasil kali kelarutan. Ilmu kimia merupakan salah satu ilmu pengetahuan alam yang teori dan konsepnya ditemukan melalui metode ilmiah. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa peserta didik memperoleh pengalaman belajar paling baik apabila mereka mengkonstruk pengetahuannya sendiri melalui kegiatan penemuan (metode ilmiah). Pembelajaran menggunakan metode ilmiah disebut dengan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik. Kelarutan dan hasil kali kelarutan merupakan salah satu materi kelas XI SMA/MA peminatan MIPA yang dianggap sulit oleh peserta didik. Materi tersebut mencakup konsep kimia pada tiga representasi yaitu representasi makroskopik submikroskopik dan simbolik. Masalahnya representasi submikroskopik bersifat abstrak sehingga peserta didik harus mampu memvisualisasikan konsep abstrak tersebut dalam pikirannya. Beberapa penelitian membuktikan bahwa peserta didik pada jenjang SMA/MA belum mencapai operasi formal dengan sempurna sehingga penyajian materi pada tiga representasi membutuhkan media pembelajaran yang dapat membantu peserta didik memvisualisasikan konsep-konsep abstrak. Berdasarkan pemaparan tersebut dibutuhkan penelitian dan pengembangan media pembelajaran yang dapat menyajikan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan pada tiga representasi dan menggunakan pendekatan saintifik. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model 4D yang meliputi 4 tahapan yaitu pendefinisian perancangan pengembangan dan diseminasi. Penentuan kelayakan produk dilakukan dengan validasi media validasi isi materi dan uji coba terbatas yang dilakukan pada tahap pengembangan. Data yang diperoleh adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif digunakan untuk menentukan kelayakan produk sedangkan data kualitatif digunakan sebagai pertimbangan untuk melakukan revisi produk. Pada penelitian dan pengembangan ini tidak dilakukan tahap diseminasi karena keterbatasan waktu. Hasil pengembangan berupa modul virtual interaktif yang menyajikan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan pada tiga level representasi dan menggunakan pendekatan saintifik. Modul dikemas dalam bentuk CD (Compact Disk) dan dilengkapi dengan buku petunjuk penggunaan. Hasil validasi media menunjukkan bahwa produk layak digunakan dengan persentase 75%. Sedangkan hasil validasi materi dan uji coba terbatas menunjukkan bahwa produk sangat layak digunakan dengan persentase 89 38% dan 85%.