Skripsi
Adiyyah al anbiya fi al Qur\'anul karim (dirasah tahliliyah maaniyah / Itsnaini Muslimati Alwi
Abstrak
1580 ABSTRAK Alwi Itsnaini Muslimati. 2015. Doa-doa Nabi dalam al-Qur an (Kajian Ilmu Ma ani). Skripsi Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Kholisin M.Hum dan (2) Dr. Ahmad Munjin Nashih M.Ag Kata kunci Kalam Khabar Kalam Insya Doa-doa Nabi Al-Qur an. Doa adalah senjata orang mukmin. Diantara doa yang mustajab adalah doa-doa yang dibaca oleh para nabi. Terdapat beberapa doa nabi yang tertulis dalam al-Qur an. Doa-doa Nabi dalam al-Qur an tertulis dalam bentuk kalam Khabar dan kalam Insya . Penulis memilih doa-doa ini karena ketertarikan penulis dengan Ilmu Balaghah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) doadoa nabi yang terdapat dalam Al-Qur an (2) bentuk kalam dan tujuan penggunaannya pada doa-doa nabi dalam Al-Qur an. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah ayat-ayat yang mengandung doa para nabi dalam kitab suci Al-Qur an. Sumber data penelitian ini adalah kitab suci Al-Qur an. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan instrumen bantuan adalah berupa tabel. Setelah pengumpulan data dilakukan analisis data yang meliputi klasifikasi penyimpulan dan penafsiran data. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat empat tema pokok pada doa-doa nabi dalam Al-Qur an yaitu bersyukur meminta sesuatu meminta perlindungan dan memohon ampun. Peneliti menemukan 62 doa yang terdiri dari 94 ayat yang dibaca oleh 16 nabi yang terhimpun dalam 26 surat. (2) bentuk kalam pada doa nabi dalam Al-Qur an terdiri dari kalam khabar dengan jumlah 36 tema yang terdiri dari 11 tema dari kalam khabar ibtida i dan 25 tema dari kalam khabar thalabiy. Kalam insya terdapat pada 46 tema dengan bentuk kalam insya thalabiy. Adapun tujuan dari penggunaan kalam bermacam-macam tujuan penggunaan kalam khabar terdapat 8 macam yang meliputi idzharu adh-dha fi wal khusyu i (menampakkan kelemahan dan kekhusyuan) tahriiqu al-himmah ila maa yalzamu tahshiiluhu (menggerakkan tekad untuk mewujudkan sesuatu) alistirham wa al-isti thaf (meminta kasih sayang dan kelembutan) al-fakhru (kebanggaan) at-tadzkir bima baina al-muratib min at-tafawut (menyebutkan kesamaan dari yang berlawanan) idzhaaru at-tahassur (penyesalan) idzhaaru attahassur ala syaiin mahbuub (penyesalan dalam sesuatu yang dicintai) al-hatstsu ala as-sya yi wa al-jiddi (kesungguhan atas usaha. Adapun tujuan dari penggunaan kalam insya adalah doa. Peneliti berharap pada dosen-dosen Balaghah untuk memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai salah satu rujukan dalam ilmu ma ani khususnya balaghah al-kalam. Peneliti juga berharap akan ada penelitian lain tentang balaghah alkalam semisal penelitian ini untuk melihat aspek keindahan makna pada doa dengan tema yang berbeda dari doa-doa dalam al-Qur an.