Skripsi
Pengembangan virtual lab perakitan komputer sebagai media pembelajaran untuk siswa SMK Program Keahlian TKJ / Vivi Eka Mariana
Abstrak
ABSTRAK Mariana Vivi Eka. 2015. Pengembangan Virtual Lab Perakitan Komputer Sebagai Media Pembelajaran untuk Siswa SMK Program Keahlian TKJ. Skripsi Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara M.Pd. (II) Heru Wahyu Herwanto S.T. M.Kom. Kata Kunci Pengembangan Media Pembelajaran Virtual Lab Laptop. Pada mata pelajaran produktif program keahlian TKJ materi perawatan dan perakitan komputer di sekolah hanya dilakukan di ruang lab dan dilaksanakan seminggu 2 kali hal tersebut dirasa kurang cukup bagi siswa untuk dapat menguasai keahlian pada materi tersebut terlebih bahan ajar yang dimiliki siswa adalah buku sedangkan kompetensi yang harus dikuasai siswa bersifat praktik sulit bagi siswa untuk melatih kemampuan psikomotornya jika bahan ajar yang dimilikinya adalah buku. Metode yang digunakan pada saat teori pun adalah ceramah sehingga membuat siswa jenuh dan motivasi belajar yang dimiliki siswa kurang. Sedangkan pada saat praktikum pembelajaran yang diajarkan menggunakan media PC (Personal Computer) untuk praktikum yang menggunakan media laptop masih belum bisa dilaksanakan. Mengingat peran komputer yang mulai tergantikan dengan laptop keahlian yang dibutuhkan di dunia kerja tidak hanya keahlian perawatan dan perakitan komputer saja namun keahlian perawatan dan perakitan laptop juga. Oleh karna itu dibutuhkannya media pembelajaran baru yang dapat mengatasi permasalahan tersebut maka dikembangakanlah media ini. Dipilihnya media ini dikarenakan harga laptop yang masih relatif mahal untuk sebagian siswa SMK. Selain itu dengan menggunakan media simulasi ini siswa tidak perlu mengkhawatirkan adanya kerusakan perangkat akibat kesalahan pada saat melakukan praktikum jika menggunakan media yang asli (laptop). Untuk mencapai tujuan tersebut model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan media dari Arif Sadiman. Model pengembangan ini memiliki tahapan antara lain (1) Identifikasi kebutuhan. (2) Perumusan tujuan (3) Perumusan butir-butir materi. (4) Perumusan pengukur keberhasilan. (5) Penulisan naskah media. (6) Tes/uji coba. (7) Revisi. (8) Naskah siap produksi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji coba produk nilai RTV yang didapat dari ahli media adalah 3.48 dan nilai RTV yang didapat dari ahli materi adalah 3.51. Sesuai dengan kriteria kelayakan jika nilai RTV 3.00 maka produk media yang dikembangkan dinyatakan valid. Dari hasil rata-rata respon siswa yang diperoleh adalah 86% yang berarti respon dari siswa adalah sangat positif.