Skripsi
Pengembangan bahan ajar bahasa Arab berbasis kurikulum 2013 untuk siswa kelas II madrasah ibtidaiyah / Eka Styani
Abstrak
ABSTRAK Styani Eka. 2015. Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab Berbasis Kurikulum 2013 untuk Siswa Kelas II Madrasah Ibtidaiyah. Skripsi Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Imam Asrori M.Pd (II) Laily Maziyah S.Pd M.Pd. Kata kunci bahan ajar bahasa Arab kurikulum 2013 Kurikulum 2013 merupakan pengembangan kurikulum-kurikulum sebelumnya yang diharapkan dapat memajukan sebuah pendidikan dan mampu melahirkan generasi masa depan yang cerdas tidak hanya cerdas intelektualnya tetapi juga cerdas emosi sosial dan spiritualnya. Berubahnya kurikulum KTSP menjadi kurikulum 2013 otomatis menjadikan semua komponen dalam penyusunan kurikulum tersebut berubah. Diantaranya adalah bahan ajar. Bahan ajar memiliki konstribusi yang besar bagi keberhasilan suatu proses pembelajaran yang sedang dilaksanakan. Penelitian pengembangan bahan ajar bertujuan (1) menghasilkan bahan ajar bahasa Arab yang sesuai dengan standar kurikulum 2013 (2) mendeskripsikan karakteristik dari hasil pengembangan (3) mengetahui kelayakan bahan ajar yang dikembangkan dan (4) model penggunaan bahan ajar. Penelitian pengembangan ini dilakukan menggunakan model 4D (four D model) dari Thiagarajan dkk (1974) yang sudah dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan menjadi tiga tahapan yaitu tahap pembatasan (define) tahap perancangan (design) dan tahap pengembangan (develop). Bahan ajar hasil pengembangan divalidasi oleh tiga validator yaitu dua dosen Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang dan satu guru matapelajaran bahasa Arab dan diujicobakan kepada peserta didik. Produk hasil pengembangan berupa bahan ajar bahasa Arab yang mengacu kurikulum 2013. Berdasarkan analisa hasil validasi para ahli dan uji keterbacaan penilaian bahan ajar oleh validator ahli media mencapai hasil 77 5% validasi oleh ahli materi dan bahasa mencapai hasil 83 3% dan validator guru matapelajaran bahasa Arab mencapai 96 4%. Sedangkan penilaian angket respon siswa mencapai hasil prosentase 90%. Secara keseluruhan bahan ajar dikategorikan layak.