Skripsi
Pengembangan sistem inventarisasi sarana laboratorium Jurusan Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang berbasis teknologi informasi / Rudi Setyawan
Abstrak
ABSTRAK Setyawan Rudi. 2015. Pengembangan Sistem Inventarisasi Sarana Laboratorium Jurusan Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang Berbasis Teknologi Informasi. Skripsi. Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Bambang Budi Wiyono M.Pd. (II) Sunarni S.Pd M.Pd. Kata kunci inventarisasi sarana laboratorium teknologi informasi Teknologi yang telah berkembang pesat telah memberikan dampak yang begitu besar terhadap berbagai bidang kehidupan tidak terkecuali dunia pendidikan. Dalam memasuki era globalisasi sekarang ini lembaga pendidikan mempunyai tanggungjawab mempersiapkan dan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menghadapi semua tantangan perubahan yang ada di sekitarnya. Keberhasilan program pendidikan melalui proses belajar mengajar sangat dipengaruhi oleh banyak faktor salah satu di antaranya adalah tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang memadai disertai pemanfaatan dan pengelolaan secara optimal. Sarana pendidikan merupakan salah satu sumber daya yang penting dan utama dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah untuk itu perlu dilakukan peningkatan dalam pendayagunaan dan pengelolaannya agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain dan membuat aplikasi inventarisasi yang berbasis teknologi informasi sehingga memudahkan pengguna dalam mengetahui serta mengevaluasi informasi keberadaan jumlah serta status sarana pendidikan secara jelas dan lengkap serta untuk menciptakan sistem yang mampu menghasilkan informasi data inventaris barang yang tersedia juga untuk membuat suatu perancangan sistem baru yang mengolah data inventaris barang dengan bantuan komputer. Produk yang dihasilkan nanti diharapkan memiliki kapasitas yang mampu untuk mengatasi permasalahan yang timbul dalam pencatatan inventaris sarana yaitu untuk mengurangi kesalahan pencatatan data agar informasi yang didapat akurat. Penyajian laporan yang lebih jelas agar waktu yang dibutuhkan lebih sedikit dalam penyajian laporan dan pengambilan keputusan oleh pimpinan serta untuk penyimpanan data sudah terkomputerisasi. Proses inventarisasi di laboratorium pada umumnya biasanya ditemui kesalahan pencatatan yang masih manual sehingga informasi yang diperoleh tidak sama dengan kenyataan yang ada. Ketika proses pelaporan waktu yang dibutuhkan untuk membuat laporan inventaris biasanya memakan waktu yang cukup lama. Dengan menggunakan aplikasi yang dikembangkan ini kesalahan dalam pencatatan dan juga waktu yang dibutuhkan untuk pelaporan data bisa dikurangi. Aplikasi ini nantinya hanya terbatas dalam lingkup organisasi (internal). Karena aplikasi ini memiliki sistem jaringan komputer yang sederhana. Oleh karena keterbatasan itu tidak bisa terhubung dengan pihak luar (eksternal). Aplikasi ini tidak bisa dijalankan jika spesifikasi minimum yang telah disebutkan sebelumnya tidak terpenuhi. Inventarisasi bisa didefinisikan secara singkat yaitu proses pencatatan semua barang milik instansi. Inventarisasi merupakan salah satu kegiatan dalam