Skripsi
Hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif siswa di SMAN 1 Bangil / Mohammad Septian Hadi Saputra
Abstrak
ABSTRAK Saputra Mohammad S. H. 2015. Hubungan Antara Konformitas dengan Perilaku Konsumtif siswa di SMAN 1 Bangil. Skripsi Jurusan Bimbingan dan konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Andi Mappiare A.T. M.Pd. (II) Yuliati Hotifah S.Psi. M.Pd. Kata Kunci Konformitas Perilaku Konsumtif Konformitas merupakan kecenderungan untuk merubah perilaku sebagai akibat dari tekanan kelompok sehingga terjadi penyesuaian perilaku terhadap norma-norma kelompok. Remaja yang kebanyakan ingin diakui keberadaannya membuat remaja tersebut melakukan berbagai cara meskipun bukan sesuatu yang diperlukan atau berguna bagi mereka bila ditinjau dari kacamata orang tua atau orang dewasa lainnya. Salah satu yang dilakukannya yaitu mengenai perilaku konsumtif yang dilakukannya supaya tidak terlihat berbeda dari teman-temannya. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh (1) deskripsi mengenai tingkat konformitas siswa di SMAN 1 Bangil (2) deskripsi mengenai tingkat perilaku konsumtif siswa di SMAN 1 Bangil (3) deskripsi mengenai hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif siswa di SMAN 1 Bangil. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X dan kelas XI SMAN 1 Bangil dengan jumlah 685 orang siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling dengan jumlah sampel 153 orang siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala konformitas sebanyak 56 item dan perilaku konsumtif 56 item. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif korelasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) sedikit siswa di SMAN 1 Bangil memiliki konformitas pada kategori tinggi dan item yang paling menonjol adalah item kecenderungan mengikuti kebiasaan kelompok terutama dalam membuat keputusan kelompok (2) cukup banyak siswa di SMAN 1 Bangil memiliki perilaku konsumtif pada kategori tinggi dan item yang paling menonjol yaitu menggunakan uang untuk rekreasi bersama teman-teman (3) diperoleh data bahwa terdapat hubungan yang signifikan kearah yang positif antara variabel konformitas dengan perilaku konsumtif siswa di SMAN 1 Bangil. Disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan ada hubungan antara variabel konformitas dengan perilaku konsumtif adalah diterima artinya bahwa ketika konformitas tinggi maka akan diikuti dengan perilaku konsumtif yang tinggi pula dan ketika konformitas rendah maka akan diikuti dengan perilaku konsumtif yang rendah. Dengan adanya penelitian ini beserta hasil yang sudah didapatkan maka peneliti memberikan saran kepada sekolah supaya bisa memberikan fasilitas untuk menyalurkan bakat siswa kemudian untuk konselor untuk merencanakan program bimbingan untuk hidup mandiri. Saran yang diberikan peneliti semoga bisa bermanfaat dan bisa dilakukan sesuai dengan tujuan yang direncanakan oleh peneliti.