Skripsi
Intonation of a child with autism: a case study / Putri Andina Ilma Fauziah
Abstrak
ABSTRAK Andina Putri. 2015. Intonasi pada Anak dengan Gangguan Autisme Sebuah Studi Kasus. Skripsi. Jurusan Sastra Inggris FakultasSastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Evynurul Laily Zen S.S M.A. dan Pembimbing (II) Aulia Apriana S.S. M.Pd. Kata Kunci autisme gangguan berbahasa bunyi suprasegmental intonasi. Penelitian ini menampilkan anak dengan gangguan autism berusia 15 tahun bernama Harry (bukan nama sebenarnya) yang lahir di Malang Jawa Timur sebagai subjek penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah membahas bagaimana pelafalan intonasi pada Harry sebagai penyandang autisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan peneliti sebagai instrument utama dan berada dalam kerangka teori psikolinguistik fonologi bunyi suprasegmental dan intonasi. Dua puluh empatdata dipilih dari sebuah naskah drama berjudul Dua Pemain sebuah naskah drama terdiri dari 2 karakter utama yang diperankan oleh Harry dan peneliti untuk mendapatkan pelafalan intonasinya. Naskah tersebut berisi 3 tipe kalimat kalimat deklaratif kalimat interogatif dan kalimat imperatif. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan mengacu pada kerangka teori. Selanjutnya data dibahas berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Muslich. Penelitian ini menghasilkan karakteristik intonasi oleh Harry dengan teori yang dikemukakan oleh Muslich sebagai pembanding. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa Harry mampu melafalkan intonasi pada kalimat interogatif dan kalimat imperative lebih baik dibanding dengan pelafalan intonasinya pada kalimat deklaratif. Dari 16 kalimat deklaratif Harry mampu melafalkan intonasi pada 5 kalimat tersebut dengan benar. Sedangkan pada kalimat interogatif dan kalimat imperatif dia mampu melafalkan intonasi dari keempat kalimat pada masing-masing tipe kalimat tersebut. Dengan demikian penelitian ini bermanfaat bagi para penikmat linguistic sebagai referensi tentang analisis intonasi. Akan tetapi para peneliti selanjutnya disarankan untuk tidak hanya mengambil intonasi pada anak dengan gangguan autism sebagai objek penelitian implikatur melainkan bunyi suprasegmental lain seperti nada tekanan sendi atau aspek lain dari anak dengan gangguan autism yang mungkin mengangkat isu-isu menarik.