Skripsi
Black flag : what happen under the shadow of women\'s movement / Achmad Fatkhur Rozi
Abstrak
INTISARI Rozi A. F. 2015. Black Flag What Happened Under the Shadow of Women s Movement. JurusanSastraInggris FakultasSastra UniversitasNegeri Malang. Pembimbing 1) Drs. KukuhPrayitno S. M.A. 2) MochamadNasrulChotib S.S M.Hum. Kata Kunci Assassin s Creed BajakLaut Patriarki Assassin s Creedmerupakansalahsatumerchandisepopuleryang berceritamengenaikebebasansertaharga yang harusdibayaruntukmencapainya. Dari segisekuel Assassin s CreedIV Black Flag-lah yang paling mendapattempat di hati para penikmatdanpenggemardengankesuksesannyameraihangkapenjualanmelebihi 10 juta copy di seluruhduniauntukversigamenyadantelahmeraupkesuksesandenganmendapat label best seller untukversi novel. Olehkarenaitu haltersebutmembuktikanbahwaBlack Flag baikversi video game maupun novel layakuntukdianalisa. Dalam setting Assassin s Creed yang penuhdengankekerasan perempuanselaludigambarkansebagaisosokpenurutdanlemah. Namun dalam plot ceritaBlack Flag tidaksemuaperempuandigambarkandemikian adabeberapaperempuan yang memilikipenggambarankaraktersebagaiperempuan yang mematikandankuat. Perempuan-perempuaninibahkandigambarkansebagaiperempuan yang lebihdarimampuuntukmembuatlaki-lakipatuhpadamereka.Penelitimemilih 3 karakterperempuandariBlack Flag Marry Anne dan Caroline. Ketigakarakterperempuantersebutmemilikikapasitasuntukmendominasilaki-lakimenggunakankemampuanmereka. Marry denganketerampilandankekuatannya Anne denganpesonadankeberaniannya serta Caroline dengankecantikandansikapanggunya. Hanyasaja dengansegenapkekuatanhegemonilaki-laki yang mengontrolmasyarakat perempuankurangmendapatkuasaatasbanyakhal. Menggunakanteori Feminism dariConnel penelitianinibertujuanuntukmenjawabpertanyaanapakahperempuanbenar-benarmampumengendalikanlaki-lakibahkanketikahal-hal yang merekalakukanuntukmengendalikanlaki-lakidipandangsebagaihal yang sia-siadalam setting Black Flag yang berorientasikepadalaki-laki.Padaakhirnya wanitatetapbergantungdandikendalikanlaki-lakimeskimerekasudahberusahamelepaskandiridaribelenggu system patriarki.