Skripsi
Pengaruh inkuiri terbimbing pada pembalajaran pencemaran lingkungan terhadap hasil belajar kognitif serta sikap hidup bersih dan sehat siswa kelas X SMA Tamansiswa Malang / Priangga Budi Wiharja
Abstrak
ABSTRAK Wiharja Priangga B. 2015.Pengaruh Inkuiri Terbimbing pada Pembelajaran Pencemaran Lingkungan terhadap Hasil Belajar Kognitif serta Sikap Hidup Bersih dan Sehat Siswa Kelas X di SMA Tamansiswa Malang. Skripsi. Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Istamar Syamsuri M.Pd. (II) Dr. Susriyati Manahal M.Pd. Kata Kunci pembelajaran inkuiri terbimbing sikap hidup bersih dan sehat hasil belajar kognitif Lingkungan hidup mempunyai masalah semakin kompleks dan dilematis. Kesadaran hidup bersih dan sehat Indonesia khususnya lingkup pendidikan menunjukkan masih dibutuhkan pengetahuan motivasi dan teladan walau tidak mudah dilakukan melalui kegiatan pembelajaran serta pembiasaan pada diri manusia. Penelitian ini bertujuan sebagai berikut (1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang memperoleh pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan siswa yang memperoleh pembelajaran Konvensional. (2) untuk mengetahui adanya perbedaan sikap hidup bersih dan sehat antara siswa yang memperoleh pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan siswa yang memperoleh pembelajaran Konvensional. Penelitian menggunakan penelitian Quasi Experiment dengan rancangan Pretest-Postest Non equivalent Control Group Design. Kelompok eksperimen menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing. Kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes untuk mengetahui hasil belajar kognitif materi pencemaran lingkungan dan lembar angket kuisioner untuk mengetahui sikap hidup bersih dan sehat. Hipotesis penelitian ini dianalisis dengan teknik statistik uji-t dua pihak. Setelah melalui uji normalitas dan homogenitas data dinyatakan normal dan berasal dari sampel yang homogen kemudian diuji dengan uji-t dua pihak. Hasil uji-t sebagai berikut (1) terdapat perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang belajar dengan pembelajaran inkuiri terbimbing dan yang belajar dengan pembelajaran konvensional. (2) tidak terdapat perbedaan sikap hidup bersih dan sehat antara siswa yang belajar dengan pembelajaran inkuiri terbimbing dan yang belajar dengan pembelajaran konvensional.