Skripsi
Pengembangan media audio pembelajaran IPS materi pokok Perjuangan Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia kelas V semester II di SDN Karngwidoro 2 Dau Malang / Dhoni Grahadi Nugroho
Abstrak
ABSTRAK Nugroho Dhoni Grahadi. 2015. Pengembangan Media Audio Pembelajaran IPS Materi Pokok Perjuangan Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia Kelas V Semester 2 di SDN Karangwidoro 2 Dau Malang. Skripsi Jurusan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Susilaningsih M.Pd. (II) Henry Praherdhiono S.Si M.Pd. Kata Kunci Pengembangan Media Audio Pembelajaran IPS SD. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan pada pembelajaran IPS di SDN Karangwidoro 2 Dau Malang permasalahan pembelajaran yang terjadi adalah siswa sulit memahami pelajaran bahan ajar yang terbatas serta sulitnya guru dalam mengindentifikasi pengetahuan masing-masing siswa dalam kegiatan pembelajaran. Media audio pembelajaran adalah bahan yang mengandung pesan dalam bentuk auditif ( pita suara atau piringan suara) yang dapat merangsang pikiran perasaan perhatian dan kemauan siswa sehingga terjadi proses pembelajaran. Media ini dapat mencakup audiens yang banyak siswa yang kesulitan dalam hal memahami materi dapat mendengarkan kembali audio pembelajaran dengan cara diulang dan diputar kembali media audio pembelajaran dapat memberikan variasi pembelajaran baru. Tujuan dari pengembangan ini yaitu menghasilkan produk media audio pembelajaran yang valid serta menghasilkan media audio pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran IPS siswa kelas V SD.Pengembangan media audio pembelajaran ini dikembangkan menggunakan model pengembangan Arief S. Sadiman. Adapun subjek penelitian dalam pengembangan media audio pembelajaran ini adalah siswa kelas V SDN karangwidoro 2 Dau Malang. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Media audio pembelajaran ini divalidasi oleh ahli media dengan presentase keberhasilan sebanyak 96 25% ahli materi 91 25% uji coba perseorangan 91.25% uji coba siswa kelompok kecil (89.37%) dan uji coba lapangan 90.53%. Hal ini menunjukkan bahwa media audio pembelajaran dapat dinyatakan valid untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Media audio pembelajaran ini dinyatakan efektif karena pada uji coba melalui tes hasil belajar dengan 20 siswa yang menggunakan media audio pembelajaran tersebut terdapat 18 siswa nilai tes hasil belajarnya mencapai diatas KKM dan 2 siswa yang tes hasil belajarnya masih dibawah KKM dengan total nilai presentase sebesar (90%). Hal ini membuktikan bahwa media audio pembelajaran dinyatakan efektif digunakan sebagai bahan ajar dalam kegiatan pembelajaran. Pengembang berharap untuk pengembang selanjutnya dapat mengembangkan media audio pembelajaran yang lebih baik lagi tepat guna tepat sasaran serta sesuai dan kebutuhan sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang lebih maksimal.