Skripsi
Analisis perbedaan pendidikan etika pada level perkembangan moral mahasiswa akuntansi / Nova Rifinda Anantika
Abstrak
ABSTRAK Anantika Nova Rifinda . 2015. Analisis Perbedaan Pendidikan Etika pada Level Perkembangan Moral Mahasiswa Akuntansi. Skripsi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Nujmatul Laily S.Pd. M.SA. (II) Diana Tien Irafahmi S.Pd. M.Ed. Kata kunci Pendidikan Etika Perkembangan Moral Mahasiswa S1 Akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendidikan etika antara level 1 (pre-conventional) level 2 (conventional) dan level 3 (post-conventional) pada tahapan perkembangan moral mahasiswa akuntansi Universitas Brawijaya Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survei (survey research) yang dilaksanakan di Universitas Brawijaya. Sampel yang diteliti adalah mahasiswa jurusan akuntansi angkatan tahun 2012 yang berjumlah 176 mahasiswa dengan teknik proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tentang pendidikan etika/matakuliah bermuatan etika dan angket perkembangan moral. Berdasarkan hasil uji determinan berganda pada variabel maka dapat disimpulan bahwa terdapat perbedaan pendidikan etika antara level 1 (pre-conventional) level 2 (conventional) dan level 3 (post-conventional) yang merupakan tahapan perkembangan moral mahasiswa akuntansi Universitas Brawijaya Malang. Semakin baik pendidikan etikanya maka semakin baik pula perkembangan moralnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian pendidikan etika melalui matakuliah bermuatan etika dalam setiap proses berlangsungnya pembelajaran matakuliah dapat meningkatkan perkembangan moral mahasiswa dan diharapkan mampu membawa mahasiswa tetap pada perilaku yang bermoral ketika telah terjun didunia kerja nanti. Saran yang diajukan adalah (1) Diharapkan dosen berupaya untuk lebih banyak memberikan muatan etika dalam setiap matakuliah yang diajarkannya (2) Diharapkan mahasiswa lebih mampu berperilaku etis dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pendidikan etika (3) Bagi peneliti selanjutnya agar mengembangkan dengan menambahkan variabel bebas lain menggunakan analisis atau program lain dan menggunakan populasi yang lebih luas.