Disertasi
Pengaruh mind mapping terhadap peningkatan berpikir kreatif siswa Sekolah Menengah Pertama / Irman
Abstrak
ABSTRAK Irman 2015. Pengaruh Mind Mapping Terhadap Peningkatan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Menengah Pertama. Disertasi Program Studi Bimbingan dan Konseling Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono M.Pd. (II) Dr. Adi Atmoko M.Si. (III) Prof. Dr. Nur Hidayah M.Pd. Kata kunci mind mapping berpikir kreatif bimbingan dan konseling. Berpikir kreatif merupakan salah satu soft skill yang penting bagi diri siswa untuk ditingkatkan. Peningkatan berpikir kreatif berkorelasi dengan prestasi akademik dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berpikir kreatif siswa adalah mind mapping dalam kegiatan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat berpikir kreatif siswa yang mendapat perlakuan mind mapping dengan tidak mendapat perlakuan mind mapping. Penelitian menggunakan true exsperiments adapun disain penelitian yang digunakan adalah pretest posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Malang berjumlah 16 orang siswa. Kelompok eksperimen diberi perlakuan mind mapping dan kelompok kontrol mendapatkan counseling pendekatan konseling kelompok client centered. Data dikumpulkan dengan tes berpikir kreatif sebelumnya telah melalui uji ahli dengan validitas 0 95. Uji validitas melalui analisis butir (KMO 0 05) analisis EFA (loading factor 0 4) analisis CFA (loading factor 0 04) dan reliabilitas (cronbach s alpha 0 943). Data dianalisis melalui uji beda dengan menggunakan independent samples T Test dan paired samples T Test melalui program komputer SPSS release 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat berpikir kreatif antara siswa yang mendapat perlakuan mind mapping dengan siswa yang tidak mendapat perlakuan mind mapping dengan nilai p 0 000. Terdapat perbedaan tingkat berpikir kreatif pada dimensi novelty siswa yang mendapat perlakuan mind mapping dan siswa yang tidak mendapat perlakuan mind mapping dengan nilai p 0 000. Terdapat perbedaan tingkat berpikir kreatif pada dimensi divergent thinking siswa yang mendapat perlakuan mind mapping dan siswa yang tidak mendapat perlakuan mind mapping dengan nilai p 0 000. Berdasarkan hasil penelitian terbukti bahwa mind mapping berpengaruh terhadap peningkatan berpikir kreatif siswa. Disarankan kepada guru BK agar dapat menerapkan mind mapping sebagai salah satu teknik dalam kegiatan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan berpikir kretaif siswa. Peneliti selanjutnya disarankan agar dapat meneliti pengaruh mind mapping terhadap soft skill lainnya