Skripsi
Pengaruh motivasi kebutuhan berprestasi, motivasi kebutuhan afiliasi dan motivasi kebutuhan kekuasaan terhadap kepuasan kerja (studi pada karyawan tetap bagian Tanaman PT PG Krebet Baru) / Devi Sofiana Yulianti
Abstrak
ABSTRAK Yulianti Devi Sofiana. 2015. Pengaruh Motivasi Kebutuhan Berprestasi Motivasi Kebutuhan Afiliasi dan Motivasi Kebutuhan Kekuasaan terhadap Kepuasan Kerja pada Karyawan Tetap bagian Tanaman PT PG Krebet Baru Bululawang Malang. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Heny Kusdiyanti S.Pd MM. (II) Drs. Sarbini. Kata kunci motivasi berprestasi afiliasi kekuasaan kepuasan kerja Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kebutuhan berprestasi motivasi kebutuhan afiliasi dan motivasi kebutuhan kekuasaan terhadap kepuasan kerja karyawan tetap bagian tanaman PT PG Krebet Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 136 orang sedangkan sampelnya sejumlah 98 orang. Instrumen penelitian menggunakan skala likert dan teknik sampling yang digunakan adalah proportional random sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuesioner kepada responden dan teknik analisis data mengunakan analisis regresi linear berganda. Pada penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas terdiri dari motivasi kebutuhan berprestasi (X1) motivasi kebutuhan afiliasi (X2) dan motivasi kebutuhan kekuasaan (X3). Variable terikatnya yaitu kepuasan kerja (Y). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kebutuhan berprestasi (X1) motivasi kebutuhan afiliasi (X2) dan motivasi kebutuhan kekuasaan (X3) secara parsial berpengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan kerja dengan melihat pada hasil analisis regresi linear berganda (thitung X1 2 333 thitung X2 3 013 thitung X3 2 781) lebih besar dari ttabel 1 660 dan nilai signifikan (X1 0 021 X2 0 003 X3 0 007) yang lebih kecil dari taraf signifikan 0 05. Nilai Fhit 20 386 yang lebih besar dari Ftabel 2 70 dan nilai signifikan sebesar 0 000 lebih kecil dari probalilitas 0 05 hal tersebut berarti bahwa secara simultan motivasi kebutuhan berprestasi motivasi kebutuhan afiliasi dan motivasi kebutuhan kekuasaan berpengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan kerja. Nilai koefisien determinasi sebesar 0 394 ini berarti bahwa motivasi kebutuhan berprestasi motivasi kebutuhan afiliasi dan motivasi kebutuhan kekuasaan berpengaruh pada kepuasan kerja sebesar 39 4% sedangkan sisanya 60 6% adalah variabel lain diluar variabel yang diteliti. Variabel bebas yang paling besar pengaruhnya terhadap kepuasan kerja yaitu motivasi kebutuhan afiliasi dengan melihat nilai SEnAff 0 166 atau16 6%. Pada penelitian selanjutnya diharapkan menambahkan variabel intervening maupun moderating karena terdapat beberapa variabel lain yang memiliki hubungan dengan kepuasan kerja.