Tesis
Analisis perbandingan atas faktor-faktor yang menjelaskan perbedaan dalam mengahadapi MDG pertama di negara-negara berkembang: studi kasus Indonesia dan Uganda / Sebyala Mubaraka
Abstrak
ABSTRAK Mubaraka Sebyala. 2015. Analisisperbandinganatasfaktor-faktor yang menjelaskanperbeda-perdaandalammenghadapi MDG pertama di negara-negaraberkembang studikasus Indonesia dan Uganda . Tesis .jurusanPendidikanEkonomi PascasarjanaUnivesitasNegeri Malang Pembimbing(I). Dr. Sri UmiMintarti M. Pd. AK (II)Prof. Dr. Wahjoedi M.Pd ME. Kata kunci Tujuanperkembangan era Milenium (MDG) kemiskinan tingkatkorupsi belanjapertanianpemerintah pertumbuhanpopulasi Tujuanumumdaripenelitianiniadalahuntukmenelitiberbagaifaktor yang menjelaskanperbedaantujuan yang berhubunganpada MDG dengan Uganda dan Indonesia selamaperiode 9 tahundari 2001 hingga 2009.Secarakhusus penilitianinimenelitibagaimanaperbedaandalampengeluaranpertanian perbedaanpadatingkatpertumbuhanpopulasidanperbedaantingkatketidakbenaran yang menjelaskanpadakemampuan Negara dalammencapai MDG. Rancanganpenelitianinimenggunakanseriwaktudengandiiringiolehmetodepenelitiankualitatifdankuantitatif.Metodekualitatiftelibatmelibatkanpenilaianmanusiaakan status quo denganvariabeldarikeda Negara tersebut. Metodekuantitatifmelibatkanpenjelasanmatematikadaritingkatperbedaansignifikansi Negara.Alatutamadaripengumpulan data adalahpencariandokumendanpanduanwawancaradenganmenggunakanpengumpulaninformasidarimaisng-masingnegara agensi statistic sementaranantinyaakandigunakanuntukmengunpulkan data dariakademisidanpembuatkebijakanpadamasing-masing Negara. Analisis data diikutipenggunaan means test padatingkatsignifikansi 5%.Perbandinganditangkapdenganmenggunakanartiestimasiperbedaanuntukperbedaan Negara untukmembangunbagaimanaartinyata (dariperbandinganvariabel) untukdua Negara tersebutadalahperbedaantingkatsignifikansi. Hasilpemenilitiantersebutdiindikasibahwa kemiskinankedua Negara adalahsignifikandipengaruhiolehsemuapersepsi index korupsidanpengeluaranpertanian Negara.Bagaimanapun populasipertumbhanmemilikisebuahefeksignifikanpadakeadaankemiskinan di Indonesia tapisebuahefektidaksignifikanpadakemiskinan di Uganda. Selanjutnya hasildaripenelitianinidiindikasitidakadaperbedaansignifikanpada CPI untukkedua Negara tersebuttapiperbedaansignifikan di variabellainpadadua Negara tersebut. Penelitianinimerekomendasikanbahwapemerintahharsmeningkatkanpengeluaranpertaniandanjugamemasangkebijakanketatuntukmenurunkankekejamankorupsi.Sebuahkombinasidarikebijakan-kebijakantersebutadalah fundamental untukmeningkatkankeamananmakanandandasarjasapengiriman.