Skripsi
An annotated translation of City of Heavenly Fire / Fedri Pamungkas
Abstrak
ABSTRAK Pamungkas Fedri. Tahun 2015. Terjemahan Beranotasi dari City of Heavenly Fire. Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Arif Subiyanto M.A. dan (II) Dr. Mirjam Anugerahwati M.A. Kata Kunci Terjemahan anotasi terjemahan beranotasi Terjemahan beranotasi adalah sebuah tejemahan dilengkapi dengan catatan atau anotasi yang dimaksudkan sebagai penjelasan dan pertanggung jawaban atas karya terjemahan. Dalam proses penerjemahan penerjemah menerapkan beberapa metode dan prosedur penerjemahan seperti transposisi penambahan dan pengurangan modulasi dan kesetaraan. Penerjemah juga mendapatkan beberapa kesulitan dalam proses penerjemahan terutama dalam menerjemahkan ungkapan. Untuk mengatasi hal itu penerjemah melakukan percobaan dengan menerapkan situasi dan kondisi yang sama dalam percakapan menggunakan bahasa sasaran untuk mendapatkan padanan kata yang sesuai. Penerjemah juga menggunakan kamus dua bahasa maupun satu bahasa tesaurus dan internet sebagai media pendukung untuk membantu penerjemah menemukan terjemahan dan padanan kata dalam penerjemahan. Dibawah ini adalah beberapa contoh hasil terjemahan Teks Asli Jace leaned over and grabbed the phone out of his parabatai s hand. Alec protested and reached for it but Jace held him off with one hand expertly scrolling through the messages on the phone with the other. Magnus just call me back. I need to know if you re okay He shook his head. Okay no. Just no. With a decisive move he snapped the phone in half. The screen went blank as Jace dropped the pieces to the ground. There. Terjemahan Jace mendekat dan merebut ponsel dari tangan parabatai-nya itu. Alecpun tidak terima dan berusaha merebutnya kembali tapi Jace menahannya dengan salah satu tangannya dan dengan lihai membuka pesan di ponsel Alec dengan tangannya yang lain. Magnus balaslah teleponku. Aku hanya ingin tahu kalau kau baik-baik saja Jace menggelengkan kepala. Ok tidak. Hanya tidak. Dengan sigap Jace mematahkan ponsel Alec dan menjatuhkannya ke tanah seketika itu pula layarnya mati. Itu. Teks asli Emma s heart swooped and plummeted like a seabird. Octavius Tavvy the baby only two years old. And Dru eight too young to start physical training. Of course someone was going to have to get them both. And Jules s eyes were pleading. Terjemahan Jantung Emma berdetak seperti sebuah genderang perang. Octavius Tavvy seorang bayi yang berumur dua tahun. Dan Dru delapan tahun yang belum pernah mendapatkan latihan fisik sebelumnya karena umurnya yang terlalu muda. Tentu saja seseorang harus menjemput mereka berdua serta mata Jules tampak memohon.