Skripsi
Pengembangan media papan berbunyi untuk melatih kemampuan menulis permulaan siswa down syndrome di SDLB Sengon Agung Kabupaten Pasuruan / Qiftya Syofiana Putri
Abstrak
ABSTRAK Syofiana.P Qiftya. 2015. Pengembangan Media Papan Berbunyi Untuk Melatih Kemampuan Menulis Permulaan Siswa Down Syndrome Di SDLBN Sengonagung Kabupaten Pasuruan. Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Abdul Huda M.pd (II) Dra. Sudarsini M.pd. Kata kunci Media Papan Berbunyi Menulis Permulaan Down Syndrome. Gangguan perkembangan yang dialami anak down syndrome menyebabkan anak sulit dalam melakukan suatu kegiatan meskipun itu kegiatan yang sederhana salah satu gangguan yang dialami yaitu gangguan pada gerak motorik halus. Di SDLB Sengonagung anak down syndrome mengalami kesulitan dalam pembelajaran menulis permulaannya sehingga tidak jarang mereka sulit menerima pelajaran dengan baik. Tujuan pengembangan ini adalah mengasilkan sebuah media pembelajaran yang dapat membantu anak down syndrome dalam pembelajaran menulis permulaan media ini adalah media papan berbunyi yang dimodifikasi dari media papan tulis magnet. Metode pengembangan yang digunakan adalah Model Sadiman dkk (2010). Jenis data pada pengembangan ini berupa data kuantitaf dan data kualitatif. Teknik pengumpulan data pengembangan ini menggunakan beberapa instrumen yang ditujukan kepada ahli materi ahli media dan guru pengamat saat proses pelaksanaan berupa angket Hasil penelitian pengembangan ini diperoleh dari nilai validasi yang dilakukan dengan beberapa validator antara lain ahli materi diperoleh hasil 87.5% sedangkan ahli media diperoleh hasil 100% dan hasil yang diperoleh dari guru pengamat yaitu 80% dari hasil tersebut dapat diinterprestasikan pengembangan media papan berbunyi dengan kriteria valid dan layak digunakan sebagai salah satu media pembelajaran. Kesimpulan pada penelitian pengembangan ini yaitu produk yang dihasilkan memperoleh hasil yang valid yaitu dengan kata lain produk yang dikembangkan dapat digunakan untuk membantu siswa down syndrome di SDLBN Sengonagung Kabupaten Pasuruan. Saran penelitian lebih lanjut dalam pengembangan media pembelajaran diharapkan lebih menginovasi suatu subyek dengan bervariasi dan lebih berkembang