Skripsi
Upaya guru kelas rendah melestarikan bentuk Lagu Anak yang bermakna pendidikan di Sekolah Dasar Kecamatan Klojen Kota Malang / Herni Etikasari
Abstrak
ABSTRAK Etikasari Herni. 2014. Upaya Guru Kelas Rendah Melestarikan Bentuk Lagu Anak yang Bermakna Pendidikan di Sekolah Dasar Kecamatan Klojen Kota Malang. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Usep Kustiawan M.Sn (II) Drs. I Made Seken M.Pd. Kata Kunci guru kelas rendah lagu anak yang bermakna pendidikan Dalam kurun waktu terakhir ini lagu anak-anak sudah mulai dilupakan. Peran guru kelasrendahsangat diperlukan untuk pelestarian bentuk lagu anak-anak yang bermakna pendidikan. Berkaitan dengan itu maka diperlukan penelitian lebih lanjut tentang upaya-upaya guru kelas rendah melestarikan bentuk lagu anak di sekolah dasar kecamatan Klojen kota Malang. Penelitian ini dilaksanakan dengan bertujuan (1) untuk mendiskripsikan upaya guru kelas rendah untuk melestarikan bentuk lagu anak yang bermakna pendidikan di sekolah dasar kecamatan Klojen kota Malang dan (2) untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru kelas rendah untuk melestarikan bentuk lagu anak yang bermakna pendidikan di sekolah dasar kecamatan Klojen kota Malang. Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiandeskriptifkualitatif. Penelitibertindaksebagaiinstrumensekaliguspengumpul data. Populasidarisumber data padapenelitianiniadalah 19 SDN di kecamatanKlojen. Sampel yang diambilpenelitiadalah 9 SDN di kecamatanKlojen. Pengumpulan data dilakukandenganmetodeobservasi wawancaradengan 9 orang guru dokumentasidanangketuntuk 39 orang guru kelasrendah. Proses analisis data dimulaidenganmenelaahseluruh data yang tersediadairberbagaisumberseperti data angketdan data wawancara yang terkumpul. Langkahselanjutnya yang akanditempuholehpenelitisetelah data terkumpuladalahdenganmenganalisis data tersebut.Pengecekankeabsahantemuandilakukandenganmenggunakanteknikdiskusidengantemansejawat diskusidengan guru keseniansekolahdasar dandiskusidengandosenpembimbing. Sebagianbesar guru hanyakadang-kadangsajamenggunakanlaguanakdalampembelajaran. Selainitu lagu yang dinyanyikanadalahlagu-lagujamandahulu karenalaguanak-anak yang barusudahjarang. Seringnyasiswahanyadiajakmenyanyisaja tanpadijelaskanbentukdarilagu yang dinyanyikan. Guru kelasrendahmasihbanyak yang belumturutsertamemaksimalkanpelestarianlaguanakmelaluipembelajaran. Guru hanyamengacupadakurikulum yang adatanpamelakukanpengembangan yang lain. Kendala yang dihadapi guru kelasrendahpadasaatmelestarikanlaguanakadalahkurangnyapengetahuan guru tentanglaguanakdankurangnyaminatsiswauntukmempelajarilaguanak-anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah upaya guru kelas rendah di SD kecamatan Klojen kota Malang masihbelum maksimal karena masih sedikit guru kelas rendah yang melakukan upaya melestarikan lagu anak yaitu dengan menyisipkan lagu anak pada materi pembelajaran di kelas rendah yang disesuaikan dengan kurikulum yang ada menggunakan lagu anak sebagai penghilang rasa bosan ketika pembelajaran berlangsung memperdengarkan lagu anak di luar pembelajaran dalam kelas. Kendala-kendala yang dihadapi guru kelas rendah dalam melestarikan bentuk lagu anak yang bermakna pendidikan adalah pengetahuan guru yang terbatas yaitu hanya memahami tentang lagu tanpa memahami tentang bentuk lagu anak terutama tentang unsur-unsur musik yang terkandung di dalamnya dan ketika mengajarkan kepada siswa guru hanya sekedar mengajarkan tanpa ada tindak lanjut serta kurangnya minat siswa untuk belajar lagu anak-anak karena perkembangan industri musik yang lebih mengarah ke lagu orang dewasa serta kurangnya filter dari orang tua terhadap siswa.