Skripsi
Pengembangan multi media pembelajaran interaktif dengan education game pada materi media promosi kelas XI Pemasaran di SMKN 2 Buduran Sidoarjo / Bintang Hendiana
Abstrak
ABSTRAK Hendiana Bintang. 2015. Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif dengan Education Game pada Materi Media Promosi Kelas XI Pemasaran di SMKN 2 Buduran Sidoarjo. Skripsi Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Agung Winarno M.M. (2) Dr. Ludi Wishnu Wardana ST. SE. S.Pd. M.M Kata Kunci Multimedia Pembelajaran Interaktif Media Pembelajaran Penggunaan media pembelajaran sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran akan membantu siswa dalam penyerapan ilmu. Pembelajaran akan lebih bermakna apabila siswa dilibatkan secara langsung dengan menggunakan multimedia pembelajaran interaktif sehingga siswa akan lebih mudah mengingat apabila semua indera digunakan. Apalagi hal ini didukung oleh fasilitas pembelajaran berupa laboraturium komputer yang ada di sekolah. Tujuan umum penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk berupa multimedia pembelajaran interaktif dengan education game pada mata pelajaran Komunikasi Bisnis dengan kompetensi dasar Mengidentifikasi Media Promosi yang layak digunakan sebagai media pembelajaran mandiri. Multimedia pembelajaran interaktif dengan education game ini dikembangkan menggunakan software PowerPoint dengan berbantuan software iSpring Pro. Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif ini dilakukan dengan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) dari Luther (1994) dalam Sutopo (2012) yang telah dimodifikasi berdasarkan 5 tahap yaitu concept design material collecting assembly dan testing. Penelitian ini diuji cobakan di SMKN 2 Buduran Sidoarjo. Hasil uji coba media pembelajaran berbasis multimedia interaktif menghasilkan beberapa kesimpulan sebagai berikut (1) validasi oleh ahli media hasil analisis menunjukkan persentase sebesar 91% (2) validasi oleh ahli materi hasil analisis menunjukkan persentase sebesar 89% (3) Pada validasi oleh pengguna hasil analisis menunjukkan persentase sebesar 87% sehingga dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif ini layak digunakan dalam pembelajaran. Multimedia pembelajaran interaktif ini dikatakan layak karena telah memenuhi aspek dan kriteria untuk menilai media pembelajaran dari Wahono (2006). Media ini telah memenuhi 3 aspek yaitu aspek rekayasa perangkat lunak aspek instructional design (desain pembelajaran) dan aspek komunikasi visual. Untuk mengembangkan lebih lanjut mengenai media pembelajaran berbasis multimedia interaktif perlu diperhatikan beberapa hal diantaranya yaitu (1) Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk diketahui perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan multimedia pembelajaran interaktif dengan yang tidak menggunakannya. (2) Diupayakan memperdalam kajian materi sehingga dapat dinilai pada 3 aspek yaitu aspek pengetahuan sikap dan keterampilan yang sesuai dalam penilaian kurikulum 2013. (3) Pengembangan selanjutnya disesuaikan dengan perkembangan teknologi terbaru untuk dapat menarik dan memotivasi siswa dalam proses pembelajaran.