Skripsi
Penggunaan metode mencontoh untuk meningkatkan motivasi dan hasil karya dalam menggambar ilustrasi siswa kelas VIII B SMPN 1 Kasembon / Rovi Mandalaeni
Abstrak
ABSTRAK Mandalaeni Rovi. 2015. Penggunaan Metode Mencontoh untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Karya Dalam Menggambar Ilustrasi Siswa Kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kasembon. Skripsi Jurusan Seni Dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Hj. Ida Siti Herawati M.Pd. Kata Kunci Metode Mencontoh Motivasi Hasil Karya Gambar Ilustrasi Berdasarkan hasil observasi pada pembelajaran Seni Budaya bidang studi Seni Rupa kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kasembon diketahui bahwa motivasi belajar siswa masih rendah dan hasil karya menggambar ilustrasi masih di bawah KKM (80). Hal ini terlihat dari kurang termotivasi dan kurang semangatnya siswa dalam mengerjakan tugas karena gambar yang dicontoh siswa terlalu sulit dan siswa masih merasa malu untuk bertanya sehingga hasil belajar siswa masih banyak yang dibawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk (a) meningkatkan motivasi siswa dalam menggambar ilustrasi dengan menggunakan metode mencontoh (b) meningkatkan hasil karya siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Kasembon melalui metode mencontoh. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas atau PTK prosedur penelitian meliputi 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa siswi kelas VIII-B SMP Negeri I Kasembon. Subyek penelitiannya diambil dari 33 siswa kelas VIII-B. Pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes hasil karya.Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan prosentase untuk mengukur motivasi menggunakan instrumen angket sedangkan untuk mengukur hasil karya menggambar menggunakan lembar penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I siswa yang mencapai nilai KKM (80) sejumlah 13 siswa (39 4%) dan siswa yang mencapai nilai KKM (80) sejumlah 20 siswa (60 6%). Oleh karena itu dilakukan siklus II. Pada siklus II yang mencapai nilai KKM (80) sejumlah 29 siswa (87 7 %) dan siswa yang mencapai nilai KKM (80) sejumlah 4 siswa (12 1%). Pada siklus I hasil analisa penyaringan data angket menunjukkan bahwa cukup banyak siswa yang motivasinya sedang. Sedangkan pada siklus II data angket menunjukkan bahwa sudah banyak siswa yang motivasinya tinggi. Dari hasil penelitian ini dapat disarankan agar (1) Guru Seni Budaya dapat menjadikan Metode Mencontoh sebagai salah satu alternatif metode yang dapat digunakan pada pembelajaran Seni Budaya (2) Kepada siswa disarankan untuk lebih meningkatkan motivasi belajar dalam mengikuti pembelajaran Seni Budaya supaya mendapatkan hasil yang maksimal (3) Untuk mahasiswa pendidikan Seni Rupa dapat digunakan sebagai bahan masukan tentang Penelitian Tindakan Kelas tentang pemilihan metode pembelajaran (4) Bagi Universitas Negeri Malang dapat dijadikan sebagai bahan referensi dan dokumen hasil Penelitian Tindakan Kelas.