Tugas Akhir
Pembuatan busana pesta malam bentuk Candi Borobudur / Shafiyah
Abstrak
ABSTRAK Shafiyah 2015. Pembuatan Busana Pesta Malam Bentuk Candi Borobudur. Tugas Akhir Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Nur Endah Purwaningsih M.Pd. (II) Dra. Idah Hadijah M.Pd. Kata Kunci Busana Pesta Malam Candi Borobudur Busana merupakan segala sesuatu yang dipakai dari kepala sampai ujung kaki. Memilih busana untuk berbagai kesempatan sangat penting karena dapat mempengaruhi penampilan pemakai jika busana yang dikenakan sesuai dengan situasi dan kondisi akan memberikan rasa nyaman dan percaya diri. Berbagai macam busana berdasarkan kesempatan yaitu busana kerja busana sekolah busana santai atau rekreasi busana pesta busana olahraga busana khusus dan busana resmi. Busana yang dikenakan lebih istimewa dibandingkan dengan busana sehari-hari salah satunya adalah busana pesta. Busana pesta merupakan busana yang dikenakan pada kesempatan pesta baik pesta pagi pesta siang pesta sore maupun pesta malam hari. Busana pesta malam merupakan pilihan penulis karena pembuatan busana ini menggunakan bahan yang berwarna gelap dengan hiasan yang berkilau sehingga sesuai jika digunakan di malam hari. Busana pesta malam adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta di malam hari. Mode busana terlihat istimewa atau berkesan glamour dan warna yang digunakan lebih mencolok baik mode ataupun hiasannya lebih mewah. Busana pesta malam bentuk candi borobudur yang dibuat penulis akan menjadi inspirasi dalam pembuatan busana yaitu busana pesta kostum. Candi Borobudur merupakan salah satu keajaiban dunia yang terletak di Magelang Jawa Tengah. Busana pesta malam untuk acara pesta kostum ini memiliki karakter yang unik dan kreatif baik kostum maupun aksesorisnya. Pembuatan busana pesta malam bentuk candi borobudur menggunakan teknik quilting pada cape dan rok. Busana ini menggunakan hiasan bordiran motif wajik yang dibordir pada bagian tepinya. Hiasan bordiran dilengkapi dengan taburan payet dan permata yang berkilau sehingga busana terlihat istimewa dan cantik. Kesimpulan yang diperoleh dari pembuatan busana ini adalah proses menjahit. Bahan yang digunakan adalah bahan shantung dan tulle yang ditumpuk. Bahan tulle merupakan kain yang memiliki sifat elastis untuk menjahitnya dijelujur terlebih dahulu. Hasil quilting pada cape dan rok terlihat tidak sama karena kerapatan pada saat mengisi silikon tidak merata. Kawat yang dimasukkan pada susunan quilting cape mudah bergeser sebaiknya terlebih dahulu dibungkus dengan vuring menggunakan tusuk balut.