Skripsi
Persepsi dan prereferensi pedagang tradisional terhadap sumber pembiayaan usaha (studi pada Pasar Tradisional Sukodono Lumajang) / Rizka Khoirunnisak
Abstrak
ABSTRAK Khoirunnisak Rizka. 2015. PersepsidanPreferensiPedagangTradisionalterhadapSumberPembiayaan Usaha (StudipadaPasarTradisionalSukodonoLumajang). Skripsi JurusanEkonomi Pembangunan FakultasEkonomi UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Farida Rahmawati S.E. M.E (II) Dr. Imam Mukhlis S.E. M.Si. Kata Kunci Persepsi prefrensi sumberpembiayaanusaha Pedagangtradisionaldikategorikansebagaipengusahakecildanmenengahkarenaomset yang dihasilkansetiaptahunnyatidakterlalubanyak.Dalammeningkatkanusahaumunyapedagangbanyakmengalamikesulitanuntukmendapatkanpermodalan.Modal yang dimilikitidakcukupuntukdigunakansebagaibiayaoperasionaldalammengembangkanusahanya.Untukmengurangipermasalahantersebutpemerintahtelahmeningkatkankinerjalembagakeuangan bank dan nonbank.Akan tetapi haltersebutbelumdapatmenyelesaikanpermasalahan yang terjadi di kalanganpengusahakecil khususnyapedagangtradisional.Permasalahantersebutdijadikankesempatanolehlembagakeuangan informal sepertirentenirdan bank kelilinguntukmeminjamkandanakepadaparapedagangdenganbunga yang sangattinggi. Dalamhaliniterdapatbanyakpersepsidanpreferensi yang beredar di kalanganpedagangtradisonal.Berkaitandenganpermasalahan yang terjadimakadiperlukanpembahasanmengenaipersepsidanprefrensipedagangtradisionalterhadapsumberpembiayaanusaha. PenelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanpersepsidanprefrensipedagangtradisionalterhadapsumberpembiayaanusahapadapasartradisionalSukodonoLumajang.Untukmengetahuifokuspenelitianinimakapenelitimerumuskanmasalahsebagaiberikut (1) Bagaimanakahbentukpraktiklembagakeuangan formal dan informal di pasartradisionalSukodonoLumajang (2) Bagaimanakahpersepsipedagangtradisionalterhadaplembagakeuangan formal dan informal (3) Bagaimanakahprefrensipedagangtradisionalterhadapsumberpembiayaanusaha yang berasaldarilembagakeuangan formal dan informal Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiandeskriptifkualitatif.Instrumenutamadalampenelitianiniadalahpenelitisendiri.Data dalampenelitianiniberupa data primer yang diperolehlangsungdariparainforman yang sudahditentukanmenggunakanteknikpurposive sampling.Prosedurpengumpulan data dalampenelitianinimenggunakanteknikobservasidanwawancaraterhadapkonsumendanprodusenlembagakeuangan formal dan informal di pasartradisionalSukodonoLumajang.Untukmenjagakeabsahan data dilakukandengankegiatantriangulasi data.Kegiatananalisis data dimulaidaritahapreduksi data penyajian data danpenarikankesimpulan. Berdasarkanhasilanalisis data dapatdiperolehtigasimpulanhasilpenelitiansebagaiberikut.Pertama padapasartradisionalSukdonoLumajangterdapatduabentuklembagakeuangan yaitu formal dan informal.Lembaga formal yang beradadi dalampasarialahteras BRI yang dengansengajaditempatkan di pasar-pasaruntukmemudahkanpelayananterhadapmasyarakatmenengahkebawah.Selainitu terdapatlembagakeuangan informal yang beroprasisepertirentenirdan bank keliling.Kedua persepsipedagangterhadaplembagakeuangan formal termasukkurangbaik.Hal inimenunjukkanbahwapedagangkurang familiar terhadaplembagakeuangan formal.Sementaraitu persepsipedagangterhadaplembagakeuangan informal cukupbaik halinimengidentifikasipedaganglebih familiar denganlembagakeuangan informal walaupunpadakenyataannyalembagatersebutbanyakmerugikanparapedagang. Baikburuknyapersepsipedagangtradisionalterhadapsuatulembagadilatarbelakangiolehbeberapafaktor di antaranyakebudayaan psikologis sosial kepribadian resiko dan marketing yang diberikanolehlembagatersebut.Ketiga daripersepsi yang diberikanolehparapedagangdapatdilihatbahwasebagianbesarpedaganglebihmemilihlembagakeuangan informal sepertirentenirdan bank kelilinguntukmeningkatkansumberpembiayaanusahanya.