UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pengembangan modul larutan buffer berdasarkan persepsi konsep sukar dan kesalahan konsep dengan model daur belajar 3 fase untuk mata kuliah kimia dasar II / Yusrotul Nisa Ansori

Ansori, Yusrotul Nisa - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Ansori Yusrotul Nisa. 2015. Pengembangan Modul Larutan Buffer Berdasarkan Persepsi Konsep Sukar dan Kesalahan Konsep dengan Model Daur Belajar 3 Fase untuk Mata Kuliah Kimia Dasar II. Tesis Program Studi Pendidikan Kimia Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. H. Suhadi Ibnu M.A. Ph.D. (2) Dr. Fariati M.Sc. Kata kunci pengembangan modul persepsi konsep sukar kesalahan konsep larutan buffer daur belajar 3 fase Hasil tes diagnostik oleh Arofah dan Ansori yang diberikan kepada peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Malang dan MAN Malang II Batu mengungkapkan data persepsi konsep sukar dan kesalahan konsep pada materi larutan buffer. Tes diagnostik yang sama juga diujikan kepada mahasiswa Kimia Dasar II jurusan Kimia FMIPA UB Malang. Hasil tes menunjukkan kemiripan data persepsi konsep sukar dan kesalahan konsep dengan hasil penelitian sebelumnya. Persepsi konsep sukar dan kesalahan konsep mahasiswa pada materi larutan buffer perlu dicegah agar tidak terulang kembali. Perkuliahan Kimia Dasar II perlu difokuskan untuk menolong mahasiswa mendapatkan pemahaman larutan buffer yang runut tuntas dan benar. Salah satu alternatif pemecahan masalah yang dapat digunakan adalah mengembangkan modul menggunakan pendekatan konstruktivistik dengan model daur belajar 3 fase. Model daur belajar 3 fase terdiri dari fase eksplorasi pengenalan konsep dan aplikasi konsep. Penelitian bertujuan untuk (1) menghasilkan modul larutan buffer berdasarkan persepsi konsep sukar dan kesalahan konsep dengan model daur belajar 3 fase untuk mata kuliah Kimia Dasar II (2) mengetahui kelayakan modul berdasarkan hasil validasi isi dan uji keterbacaan (3) mengetahui keefektifan modul berdasarkan hasil validasi empiris. Model pengembangan mengadaptasi model 4D dari Thiagarajan dkk. Model 4D terdiri dari empat tahap yaitu pendefinisian (define) perancangan (design) pengembangan (develop) dan penyebarluasan (disseminate). Dalam penelitian ini pengembangan modul hanya mengadaptasi model 4D hingga langkah validasi empiris. Validasi isi dilakukan oleh dua orang dosen kimia FMIPA UM. Uji keterbacaan dilakukan oleh 9 orang mahasiswa kimia FMIPA UM. Validasi empiris menggunakan rancangan satu-kelompok pretes-postes dan dilakukan kepada 32 orang mahasiswa Kimia Dasar II FMIPA Universitas Brawijaya (UB) yang belum mendapatkan materi larutan buffer. Instrumen pengumpulan data berupa angket dan soal tes diagnostik. Jumlah soal tes diagnostik sebanyak 29 butir soal pilihan ganda dengan validitas isi sebesar 92% dan reliabilitas sebesar 0 87. Data hasil penelitian berupa data kuantitatif dan kualitatifyang terkait dengan pengujian kelayakan dan keefektifan modul. Analisis deskriptif dan statistik digunakan untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan. Data persepsi konsep sukar dan kesalahan konsep hasil penelitian Arofah dan Ansori serta data persepsi konsep sukar dan kesalahan konsep yang baru ditemukan pada mahasiswa menjadi dasar penyusunan peta pikiran (mind map). Dari peta pikiran dibuat kisi-kisi dan dikembangkan modul larutan buffer dengan model daur belajar 3 fase. Persepsi konsep sukar dan kesalahan konsep mahasiswa diharapkan dapat diperbaiki melalui modul larutan buffer. Hasil validasi isi sebesar 92% dengan kriteria sangat valid. Hasil uji keterbacaan adalah 75% dengan kriteria valid. Hasil validasi isi dan uji keterbacaan menunjukkan bahwa modul larutan buffer layak digunakan untuk pembelajaran larutan buffer pada matakuliah Kimia Dasar II. Uji awal terhadap hasil pretes dan postes memberikan informasi bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretes dan postes mahasiswa dan peningkatan penguasaan konsep mahasiswa termasuk kategori sedang (N-gain score sebesar 0 32). Analisis lebih lanjut dari hasil validasi empiris menghasilkan persentase keefektifan modul larutan buffer dalam memperbaiki persepsi konsep sukar dan kesalahan konsep mahasiswa berturut-turut sebesar 33% dan 83%. Hasil validasi empiris menginformasikan bahwa modul larutan buffer efektif dalam memperbaiki persepsi konsep sukar dan kesalahan konsep mahasiswa.


Informasi Detail
DDC
Rt 541.34077 ANS p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Kimia, 2015.
Deskripsi Fisik
xiv, 190 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00241/KI/16
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana). Universitas Negeri Malang, 2015
Subjek
1. LARUTAN BUFFER - MODUL PEMBELAJARAN
2. BUFFER SOLUTION - STUDY AND TEACHING

Pembimbing
1. H. Suhadi Ibnu ; 2. Fariati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik