Skripsi
Study tentang kesulitan belajar siswa dalam pembuatan celana wanita di kelas XI Busana Butik SMKN 5 Malang / Eva Nur Wakhida
Abstrak
ABSTRAK Wakhida Eva Nur. 2010. Study Tentang Kesulitan Belajar Siswa Dalam Pembuatan Celana Wanita Di Kelas XI Busana Butik SMKN 5 Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Tata Busana Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Idah Hadijah M. Pd. (2) Dra. Nur Endah Purwaningsih M. Pd. Kata Kunci kesulitan belajar siswa pembuatan celana wanita Kesulitan dalam menjahit busana wanita di kelas XI Busana Butik (XI BB) terutama pada kompetensi dasar pembuatan celana wanita dan hampir 40% nilai yang dicapai siswa rata-rata dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa XI BB pada proses pembuatan celana wanita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 5 Malang dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI BB1 dan XI BB2 jurusan Busana Butik dengan jumlah populasi 55 siswa. uji validitas dalam penelitian ini menggunakan validitas isi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket) tertutup. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan persentase. Hasil dari penelitian ini bahwa sebagian besar responden (kelas XI busana butik SMKN 5 Malang) menyatakan bahwa kegiatan pada tahap pola (pattern) memotong (cutting) menjahit (sewing) penyelesaian akhir (finishing) dapat dikatakan tidak mengalami kesulitan dengan rata-rata persentase 29 4%. Hal ini dikarenakan dalam setiap langkah pembuatan celana wanita tidak terlepas dari peran guru yang selalu membimbing dan mengecek setiap langkah praktik siswa mulai dari tahap pembuatan pola(pattern) memotong(cutting) menjahit(sewing) dan penyelesaian akhir(finishing). Saran yang dapat peneliti kemukakan adalah (1) pada teknik menjahit celana wanita khususnya pada pemasngan ban pinggang disarankan lebih ditingkatkan lagi dalam strategi mengajar agar dapat memberikan motivasi lebih kepada siswa sehingga dapat mengatasi kesulitan yang dialami siswa tersebut (2) pada tahap menjahit selangkangan pesak celana wanita sebaiknya guru memberikan materi tentang langkah-langkah menjahit dengan menggunakan media yang menarik dan mudah dipahami oleh siswa (3) pada tahap pembuatan tutup tarik sebaiknya siswa lebih memperbanyak latihan dan memahami urutan langkah-langkah pembuatan tutup tarik dan (4) hasil penelitian ini diharapkan juga dapat dijadikan dasar maupun referensi bagi peneliti berikutnya yang akan meneliti mengenai kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran busana industri. Khususnya pada materi pembuatan celana wanita di kelas XI busana butik SMKN 5 Malang sehingga dalam jangka panjang penelitian tersebut diharapkan mampu menyempurnakan kegiatan proses belajar mengajar pada pembuatan celana wanita sebelumnya.