Skripsi
Ketersediaan media pembelajaran bagi peserta didik di SDN Bandulan 2 Kota Malang tahun ajaran 2014/2015 / Elfaudya Firbasari
Abstrak
ABSTRAK Firbasari Elfaudya. 2015. Ketersediaan Media Pembelajaran Bagi Peserta Didik di SDN 2 Bandulan Kota Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. A. Badawi S.Pd. M.Pd (II) Drs. Rumidjan M.Pd Kata Kunci Media Pembelajaran Sekolah Dasar Media pembelajaran merupakan salah satu alat bantu yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Ketersediaan media pembelajaran di sekolah akan dapat memperlancar proses pembelajaran demi tercapainya tujuan pembelajaran. Sekolah Dasar Negeri Bandulan 2 Kota Malang adalah salah satu sekolah unggulan yang berada di Gugus V Kecamatan Sukun Kota Malang. Sebagai sekolah unggulan sekolah telah menyediakan berbagai sarana dan prasarana termasuk media pembelajaran yang memadai. Maka dari itu dilakukan penelitian mengenai ketersediaan media pembelajaran bagi peserta didik di SDN Bandulan 2 Kota Malang. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan apa saja media pembelajaran yang tersedia bagi peserta didik di SDN Bandulan 2 Kota Malang (2) Mendeskripsikan bagaimana kondisi media pembelajaran yang tersedia bagi peserta didik di SDN 2 Bandulan Kota Malang (3) Mendeskripsikan apa saja dasar pertimbangan pemilihan media pembelajaran di SDN Bandulan 2 Malang . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan untuk mengungkap data adalah metode dokumentasi media pembelajaran yang tersedia di sekolah serta wawancara dengan guru untuk triangulasi metode. Hasil penelitian sebagai berikut (1) Media pembelajaran yang terdapat di SDN Bandulan 2 Kota Malang antara lain papan tulis bulletin board dan display gambar dan ilustrasi fotografi/poster radio peta buku pelajaran LCD dan tape recorder/sound system. (2) Semua media pembelajaran yang terdapat di kelas dalam kondisi baik dan terawat serta selalu digunakan. Sedangkan untuk media pelajaran khususnya alat peraga yang tersimpan di perpustakaan jarang digunakan dan banyak yang masih belum digunakan. Hal ini menyebabkan beberapa alat peraga menjadi rusak dan dalam kondisi yang tidak baik (3) Ada empat hal yang dipertimbangkan guru sebelum memutuskan menggunakan media pembelajaran di kegiatan belajar mengajar yaitu alat bantu media pembelajaran kesesuaian media pembelajaran dengan materi yang akan disampaikan keefektifan dan keefisienan media pembelajaran dan biaya pengadaan media pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini adalah media pembelajaran yang tersedia di SDN Bandulan 2 Kota Malang sudah cukup baik dan lengkap namun belum semuanya digunakan secara optimal serta perlu adanya perhatian khusus untuk masalah perawatan media pembelajaran yang jarang digunakan. Maka dari itu disarankan untuk sekolah dan guru mengoptimalisasikan pemanfaatan media pembelajaran yang telah tersedia di sekolah serta melakukan perawatan berkala untuk semua media pembelajaran.