UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Keefektifan model kemitraan dalam belajar untuk meningkatkan kemampuan empati calon konselor / Henny Indreswari

Indreswari, Henny - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Indreswari Henny. 2015. Keefektifan Model Kemitraan dalam Belajar untuk Meningkatkan Kemampuan Empati Calon Konselor. Disertasi Program Studi Bimbingan dan Konseling Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Marthen Pali M.Psi. (II) Dr. Adi Atmoko M.Si. (III) Dr. Triyono M.Pd. Kata kunci model kemitraan dalam belajar empati calon konselor Penelitian ini dilatari oleh realitas di lapangan yang menunjukkan adanya berbagai permasalahan terkait dengan lemahnya penguasaan konselor dalam memahami konselinya. Secara umum penelitian bertujuan untuk menjawab ada tidaknya perbedaan kemampuan empati antara mahasiswa yang mendapatkan perlakuan model kemitraan dalam belajar atau learning partnership model (LPM) dan yang tidak mendapatkan perlakuan model kemitraan dalam belajar atau learning partnership model (LPM). Penelitian dirancang menggunakan factorial design. Subjek penelitian berjumlah 30 orang 15 orang subjek kelompok kontrol tanpa LPM dan 15 orang subjek kelompok eksperimen dengan LPM. Instrumen pengumpulan data adalah kuisioner empati telah diuji coba dan dilakukan analisis butir menggunakan 1) korelasi Product Moment Pearson 2) analisis faktor eksploratori dan 3) analisis faktor konfirmatori sehingga butir yang digunakan berjumlah 18 item. Instrumen perlakuan adalah skenario pembelajaran empati panduan belajar empati untuk dosen dan panduan belajar empati untuk mahasiswa. Produk penelitian telah teruji oleh ahli (rater) dan produk layak digunakan. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil uji dengan Mann-Whitney diperoleh bukti bahwa ada perbedaan signifikan (z 3 171 p 0 002) empati kelompok dengan LPM ( 58 00) lebih tinggi dibandingkan kelompok tanpa LPM ( 53 60). Tidak ada perbedaan signifikan (z 1 488 p 0 137) empati kelompok laki-laki dengan LPM ( 56 00) dibandingkan kelompok tanpa LPM ( 53 25). Ada perbedaan signifikan (z 2 836 p 0 005) empati kelompok perempuan dengan LPM ( 59 00) dibandingkan kelompok tanpa LPM ( 53 73). Pada kelompok dengan LPM tidak ada perbedaan signifikan (z 1 234 p 0 217) empati kelompok perempuan ( 59 00) dibandingkan kelompok laki-laki ( 56 00). Pada kelompok tanpa LPM tidak ada perbedaan signifikan (z 0 132 p 0 895) empati kelompok perempuan ( 53 73) dibandingkan kelompok laki-laki ( 53 25). Tidak ada perbedaan signifikan (z 1 493 p 0 136) empati kelompok perempuan tanpa LPM ( 53 73) dibandingkan kelompok laki-laki dengan LPM ( 56 00). Ada perbedaan signifikan (z 2 415 p 0 016) empati kelompok perempuan dengan LPM ( 59 00) dibandingkan kelompok laki-laki tanpa LPM ( 53 25). Secara umum temuan penelitian membuktikan adanya perbedaan yang signifikan kemampuan empati calon konselor pada subjek kelompok yang mendapatkan perlakuan model kemitraan dalam belajar atau LPM dibandingkan dengan subjek pada kelompok yang tidak mendapatkan LPM. Berdasarkan temuan tersebut penelitian ini menyarankan kepada Jurusan/Prodi BK (1) perlu memfasilitasi dilakukannya penelitian tindakan dalam bimbingan terkait dengan implementasi LPM sebagai sebuah metode yang bisa digunakan oleh para pelaku pendidikan calon konselor untuk menerapkan pembelajaran ke arah yang lebih konstruktivistik (2) pihak Jurusan juga bisa mempertimbangkan kemungkinan dijadikannya empati sebagai mata kuliah yang berdiri sendiri hal ini penting mengingat lulusan yang dihasilkannya harus menguasai keterampilan membantu orang lain untuk itu dibutuhkan penguasaan empati bagi para mahasiswa calon konselor kepada dosen di lingkungan jurusan/prodi BK (1) diharapkan bersedia memfasilitasi mahasiswa dalam bentuk kemitraan dalam arti menjadikan dirinya sebagai mitra belajar mahasiswa (2) perlu merancang dan menempatkan pembelajaran sesuai dengan pengalaman mahasiswa di mana dosen menunjukkan keberterimaan bahwa mahasiswa membawa pengalaman pribadinya ke dalam kelas (3) memiliki kesediaan untuk menghindarkan diri dari membuat mahasiswa merasa terpinggirkan/tersisih dari teman lain (4) diharapkan tidak memberikan persyaratan dalam hal ini tetapi bersedia menawarkan bimbingan kepada mahasiswa bila mahasiswa membutuhkannya untuk melakukan telaah diri maupun pengembangan dirinya (5) seyogyanya juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat bagaimana cara berpikir dosen proses nalar yang terjadi dan memberikan contoh bagaimana menuliskannya bagi pengembangan ilmu terkait empati (1) perlu dilakukan penelitian tindakan sekolah agar para konselor/guru BK bisa memperoleh informasi terkait dengan strategi penyampaian program-program BK dan agar kemampuannya selalu terupdate (2) perlu penanaman empati secara kuat agar bisa menjadi sikap dasar yang mempribadi pada diri setiap konselor yang akan melandasi sikap kerjanya manakala membantu orang lain untuk penelitian lanjutan penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan sisi-sisi lemah yang ada dalam penelitian ini dengan melakukan penambahan pada variabelnya misalnya variabel moderasi usia dan variabel pola asuh orang tua.


Informasi Detail
DDC
Rd 371.4019 IND k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Bimbingan dan Konseling, 2015.
Deskripsi Fisik
xvi, 349 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00495/KI/16
Edisi
Disertasi (Pasca Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2015
Subjek
1. KONSELOR - ASPEK PSIKOLOGI
2. COUNSELOR - PSYCHOLOGY ASPECT

Pembimbing
1. Marthen Pali ; 2. Adi Atmoko ; 3. Triyono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik