Skripsi
Analisis pengaruh rasio non performing loan, loan to deposit ratio, giro wajib minimum dan komposisi dewan komisaris terhadap prediksi variabel kebangkrutan pada sektor bank umum di Indonesia tahun 2011-2014 / Fransiska Novina Hayu Indrianti
Abstrak
ABSTRAK Indrianti FransiskaNovinaHayu. 2015.AnalisisPengaruhRasio Non Performing Loan Loan to Deposit Ratio GiroWajib Minimum danKomposisiDewanKomisarisTerhadapPrediksiVariabelKebangkrutanPadaSektor Bank Umum di Indonesia Tahun 2011-2014.Skripsi Jurusan Akuntansi. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I)Hj. YuliWidiAstuti S.E. M.Si. Ak. (II) Dr. Suparti M.P. Kata Kunci NPL LDR GWM DewanKomisaris Kebangkrutan Kondisikeuanganperusahaanperbankan di Indonesia akanmenjadiperhatianbanyakpihak tidakhanyamanajemenperusahaannamunjugapara investor kreditur danberbagaipihak lain yang bersangkutan.Hasilanalisislaporankeuanganakanmembantumengintepretasikanberbagaihubungankuncisertakecenderungan yang dapatmemberikandasarpertimbanganmengenaipotensikeberhasilanperusahaandimasamendatang.Pengukurankebangkrutansektorperbankandapatdiketahuidenganmelihatrasio-rasiokeuanganpadalaporankeuangan yang dipublikasikan.Padapenelitianinirasiokeuangan yang digunakanyaiturasio yang menunjukkannilaiperusahaandaripenilaianrisikokreditdanrisikolikuiditasperusahaan.Penilaianrisikokreditperusahaandalamlaporankeuangandapatdilihatdarirasio NPL sedangkan penilaianrisikolikuiditasdapatdilihatdarirasio LDR dan GWM. OJK menyebutkanjumlahdankomposisikomisarisindependen yang menjadianggotakomitetatakelolaterintegrasiakandisesuaikandengankebutuhan efisiensidanefektivitaspelaksanaantugaskomite.Komposisidewankomisarisakanmenunjukkanbagaimanakomisarisindependenakanmempengaruhipengawasanlaporankeuangandanhasilnyaterhadapnilaiperusahaan.Adanyainformasi yang lebihbanyakdimilikiolehdewankomisarisdapatmemicuuntukmelakukantindakansesuaidengankeinginandankepentinganpribandinya.Komposisiinimenunjukkanbagaimanaindependensilaporankeuanganakanberdampakpadaprediksikebangkrutan bank. Selamaperiodeiniterdapat 118 bank umumtercatatsebagaipopulasidansetelahmelakukanpurposive sampling sampel yang memenuhikriteriasebanyak 97 bank umum. Terdapat 18 bank umummasukkategori bank berprediksibangkrutdan 79 bank umumlainnyamasukdalamkategori bank yang tidakberprediksibangkrut.Variabel NPL LDR danKomposisiDewanKomisarisdinyatakanberpengaruhpositifsignifikasiterhadapprediksikebangkrutan bankumum.Variabel NPL LDR danKomposisiDewanKomisarismempunyaihubungansearahterhadapprediksikebangkrutan bank umum.Variabel GWM dinyatakanberpengaruhnegatifsignifikansehinggamempunyaihubunganberbandingterbalikterhadapprediksikebangkrutan bank umum.