UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh pemberian ekstrak sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) terhadap kadar IL-2 mencit (Mus musculus) model rheumatoid arthritis / Aulia Fitri Wardani

Wardani, Aulia Fitri - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Wardani Aulia Fitri. 2015. Pengaruh Pemberian Ekstrak Sirih Merah (Piper Crocatum Ruiz Pav.) terhadap Kadar IL-2 Mencit (Mus Musculus) Model Rheumatoid Arthritis. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Abdul Gofur M.Si (II) Siti Imroatul Maslikah S. Si. M. Si. Kata Kunci Ekstrak Sirih Merah IL-2 Rheumatoid Arthtritis Rheumatoid Arthtritis (RA) merupakan penyakit autoimun yang menyerang persendian. Penyakit RA ditandai dengan radang sinovial kerusakan struktur jaringan sendi atrofi otot dan penipisan tulang. Pada RA terjadi proses inflamasi yang menyebabkan produksi beberapa sitokin yang salah satunya adalah Interleukin-2 (IL-2). Pengobatan RA yang menggunakan DMARDs dan NSAIDs menyebabkan efek samping sehingga diperlukan terapi herbal untuk pengobatan RA. Terapi herbal yang digunakan salah satunya menggunakan tanaman sirih merah (Piper crocatum Ruiz Pav.). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak sirih merah terhadap penurunan kadar IL-2 mencit model RA yang diinduksi CFA. Pengukuran kadar IL-2 dilakukan dengan menggunakan indirect ELISA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan hewan coba mencit (Mus musculus) yang dibagi menjadi 6 perlakuan yaitu normal RA aspirin ekstrak sirih merah dengan dosis 100mg/kg BB 200mg/kg BB dan 400mg/kg BB. Masing-masing kelompok perlakuan terdiri dari 4 ekor mencit sebagai ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi ekstrak sirih merah dari ketiga perlakuan secara signifikan (P 0 05) menurunkan kadar IL-2. Dosis 200mg/kg BB dapat menurunkan IL-2 paling besar yaitu sebesar 148 pg/ml. Peningkatan dosis atau konsentrasi jika semakin tinggi maka seharusnya terjadi peningkatan aktivitas antiinflamasi tetapi ternyata pada dosis 400 mg/kg BB justru terjadi penurunan aktivitas antiinflamasi. Hal ini disebabkan karena peningkatan dosis justru menyebabkan pelepasan histamin secara langsung dari mast cell sehingga mengakibatkan pembuluh darah menjadi lebih permeable terhadap cairan plasma selain itu peningkatan dosis juga menyebabkan kadar antioksidan meningkat. Antioksidan berlebih justru menurunkan aktivitas inflamasi dengan mengganggu pada aktifitas sel-sel imun terhadap infeksi serta dapat terjadi kerusakan DNA.


Informasi Detail
DDC
Rs 583.25 WAR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2015.
Deskripsi Fisik
xii, 58 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00558/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2015
Subjek
1. SIRIH MERAH - EKSTRAK
2. PIPERCRACATIUM - EXTRACT

Pembimbing
1. Abdul Gofur ; 2. Siti Imroatul Maslikah
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik