Skripsi
Manajemen kurikulum pelatihan di Autotronic Department (studi kasus di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan/Vocational Education Development Center Malang) / Candra Iswahyudi
Abstrak
ABSTRAK Iswahyudi Candra. 2015. ManajemenKurikulumPelatihan di Autotronic Department (StudiKasus di PusatPengembanganPendidikdan Tenaga Kependidikan/Vocational Education Development Center Malang). Skripsi JurusanAdministrasiPendidikan. FakultasIlmuPendidikan UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. M. Huda A.Y. M.Pd (II) RadenBambangSumarsono S.Pd M.Pd. Kata kunci Pelatihan Autotronic Department PPPPTK/VEDC Malang ManajemenKurikulumPelatihan. Autotronic Departmentberdiripadatahun 2004 di lingkunganVocational Education Development Center (VEDC) Malang. SebelumberdirisendiriAutotronic Departmentmerupakanbagiandariotomotifataumenginduk di otomotif karenaperkembanganotomotif yang dialamisaatinilebihkeelektricalmakatercetuslahgagasanuntukmendirikandepartementsendiri. KurikulumAutotronic Departmentditerapkanlangsungterhadap para guru-guru yang mengikutipelatihan. Kurikulum yang diterapkan juga sesuaidengankondisi yang ada di luar. Kurikulumtersebutdisusunolehdepartemensendiridanuntukpengesahankurikulum yang diterapkanlangsungdaripemerintah. Selainitudalampenerapannya menggunakanmetodeteam teaching yang memudahkanpengajardanpesertadalam proses pembelajaran. Penelitianinidilaksanakandengantujuanuntukmendiskripsikanbeberapabeberapahal yaitu perencanaankurikulumpelatihan pengorganisasiankurikulumpelatihan pelaksanaankurikulumpelatihan evaluasikurikulumpelatihanAutotronic Department faktorpendukungdanpenghambatdalammanajemenkurikulumpelatihanAutotronicDepartement upayamengatasihambatandanpemberdayaanpendukungdalammanajemenkurikulumpelatihanAutotronicDeparment. Penelitianinimenggunakanpendekatankualitatifdenganjenispenelitianstudikasus. Hasilpenelitiandipaparkandalambentukbahasaatau kata-kata danbagan. Pengumpulan data digunakandenganmenggunakanteknikobservasiwawancaramendalamdandokumentasi. Dalampenelitianinipenelitibertindaksebagaiinstrumenkunciatauinstrumenutama. Untukpengecekankeabsahantemuan penelitimelakukanketekunanpengamatan triangulasi member check danperpanjanganpengamatan. Kegiatananalisis data dilakukandenganreduksi data display data danverifikasi data. Hasilpenelitianmemperolehenamkesimpulansebagaiberikut. Pertama Kurikulum yang diterapkan di Autotronic Departmentmerupakangabunganantarakurikulum yang ada di Autotronic Departmentdengankurikulum yang berlaku. Penyusunankurikulummelibatkansemuapihaksepertiinstruktur KepalaDepartemen Wakil KepalaDepartemen dananggota lain. PerencanaankurikulumAutotronic Departmentmeliputianalisiskebutuhan rapatterstruktur danpengambilankeputusan. Kedua Proses pengorganisasiankurikulumpelatihan di Autotronic Departmentmelakukanpembagiantugasmelaluirapat agar semuapetugas yang ada di departementersebutmengertiapasajatugasdanwewenangmasing-masingpegawai.Semuakegiatanpengorganisasiandilakasanakandengan proses rapat-rapatterstrukturdemi tercapainyatujaun yang diharapakan. Ketiga pelaksanaankurikulumnyadilakukan di duatempat jikateoridilakukandikelas-kelas yang sudahditentukandanpraktekmenggunakan area bengkelataupunbisa juga menggunakan area kelas.Keempat proses evaluasipelaksanaan program yang dilaksanakanadaangket yang diberikanolehbagianevaluasidari VEDC Malang yang diisioleh para pesertapelatihan.Dalamangkettersebutmencakup proses pelaksanaannya instrukturdalammengajar waktu yang diberikan saranadanprasarananya media-media penunjanglainnya dan lain sebagainya. Kelima adabeberapafaktorpendukung yang ada di Autotronic Department saranadanprasaranasudahmumpunidantersediasepertiadaberbagaimobil yang menjadialatperaga tempat yang mendukungpelaksanaankurikulumpelatihan dansebagainya. Instruktur yang memilikikompetensisesuaidenganbidang yang diajarkan.Pesertapelatihan yang kebanyakanadalah guru dan rata-rata telahmemilikikompetensipenunjang.Selainfaktorpendukungada juga beberpafaktorpenghambat anggarandaripemerintahbelumada pesertadiklat yang belummelikikompetensitentanghal yang didiklatkandaninstrukturmendapatkantugasmendadak yang tidakbisaditinggalkanatausakit. Keenam adabeberapaupayauntukmengatasihambatan yang ada di Autotronic Department darisegipendanaan yang belumadadepartemenmenunggusampaidanatersebutbisaditurunkan. Dari segipeserta yang tidakmemilikikompetensidasar para instrukturharusmenjelaskanlebihrincilagi. Dari segiinstrukturmerubahsistempengajaran. Sedangkanuntukpemberdayaanpendukungyaitumelakukanperawatansaranadanprasaranasesuaidenganjadwal yang telahdianggarkan. Menyediakandiklat-diklatuntukinstruktur agar bisamengembangkankompetensi yang diamiliki. Menjagahubunganbaikdengan para pesertapelatihan para instrukturhanyasebagaifasilitator yang bertugasmemberikaninformasidanuntuksalingshearingantarainstrukturdanpeserta. Berdasarkankesimpulan-kesimpulantersebut penelitimemberikan saran-saran sebagaiberikut. (1) BagiDirektur VEDC Malang hasilpenelitianinidapatdijadikansebagaireferensiuntukmengembangkankurikulumpelatihan-pelatihanlainnya yaitudenganmembentukkurikulumsecarautuhdengansehingga para intrukturlebihmudahuntukmelakukansistembelajarmengajar. (2) BagiKepalaDepartemenhendaknyapenelitianinidapatdijadikansebagaibahanreferensitambahanuntukmengembangkankurikulumpelatihan agar lebihefektifdanefisiendalampelaksanaannya sertamemeperbaikisistempengelolaankurikulumpelatihanbaikperencanaan pelaksanaan maupunevaluasi. (3) BagijurusanAdministrasiPendidikandiharapkanmemberikanperhatiankepadapendidikan non-formal khususnyapadamanajemenkurikulumpelatihan. (4) Bagipenelitilain yang sejenisdiharapkandapatmengembangkanhasilterkaitmanajemenkurikulumpelatihanbaik di Autotonic Departmentataupun di lembaga lain denganbidang yang sama sehinggadapatdijadikansebagaibahanperbandingandanreferensidalammanajemenkurikulumpelatihan.