Skripsi
Kemampuan fasilitator dalam pendampingan pengolahan usaha pasca panen di Pusat Kegiatan Belajara Masyarakat Pandu Menturus Kudu Jombang / Anindhya Nirmala Siswi
Abstrak
Abstrak Siwi Nirmala A. Kemampuan Fasilitator dalam Pendampingan Pengolahan Usaha Pasca Panen di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Pandu Menturus Kudu Jombang. Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Zulkarnain Nasution M.Pd (II) Drs. H. M.A. Prawoto M.Pd Kata kunci fasilitator pendampingan Fasilitasi merupakan salah satu kegiatan penting yang dilakukan oleh pendamping dalam upaya memberdayakan masyarakat. Dalam konteks pembangunan masyarakat fasilitasi biasa dikaitkan dengan pola pendampingan pedukungan atau bantuan pada masyarakat dan dilakukan oleh tenaga khusus yang bertugas membina kelompok masyarakat yang terkena krisis. Tenaga khusus tersebut disebut fasilitator. Kemampuan fasilitator adalah mendampingi dan memberdayakan masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan serta penuntasan kemiskinan yang terjadi di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui kemampuan fasilitator dalam berpartisipasi dalam pengambilan keputusan (2) mengetahui kemampuan fasilitator dalam pemberian motivasi (3) mengetahui kemampuan fasilitator dalam menjalin komunikasi interpersonal (4) mengetahui kemampuan fasilitator dalam mengelola media dan informasi (5) mengetahui kemampuan fasilitator dalam menyikapi konflik dalam masyarakat (6) mengetahui kemampuan fasilitator dalam melakukan mediasi (membangun kebersamaan) dan (7) mengetahui kemampuan fasilitator dalam melakukan negosiasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini 60 peserta yang mengikuti Kelompok Bina Usaha melalui usaha pembuatan nasi jagung instan. Teknik pengumulan data menggunakan teknik wawancara terstrutur. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis persentasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) persentase tingkatan partisipasi fasilitator mencapai 33 9 % (2) tingkat pemberian motivasi kepada peserta mencapai 70 68% (3) tingkat menjalin komunikasi interpersonal kepada peserta mencapai 60% (4) presentasi dalam mengelola media sebesar 68 55% (5) presentasi dalam menyikapi konflik dalam masyarakat sebesar 72 21% (6) presentasi dalam melakuakan mediasi (membangun kebersamaan) sebesar 44 15% (7) presentasi dalam melakukan negosiasi sebesar 64 3%. Adapun saran dari penelitian ini sebagai berikut fasilitator secara umum sudah baik namun perlu mendapatkan sedikit perbaikan. Fasilitator diharapkan untuk mengikuti diklat ataupun pelatihan dan training. Dengan seiring kemampuan fasilitator yang meningkat maka diharapkan fasilitator dapat lebih mampu bekerja secara efektif dalam usahanya untuk memberdayakan masyarakat desa Menturus. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah bila perlu dapat mengembangkan dan meningkatkan kerjasama dengan instansi-instansi yang berkaitan erat dengan program pemberdayaan masyarakat sesuai dengan program-program yang dicanangkan oleh pemerintah guna mendukung dan menciptakan masyarakat yang berdaya