Skripsi
Pengaruh struktur modal, dan struktur kekayaan terhadap pertumbuhan usaha Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) di Tulungagung tahun 2010 / Wahyu Eko Susanto
Abstrak
ABSTRAK Susanto Wahyu Eko. Pengaruh Struktur Modal Dan Struktur Kekayaan Terhadap Pertumbuhan Usaha KPRI Di Tulungagung Tahun 2010. Skripsi program Studi Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Agung Winarno M.M (2) Dr. Heny Kusdiyanti M.M Kata kunci struktur modal struktur kekayaan dan pertumbuhan usaha Kinerja koperasi dapat dinilai melalui pertumbuhan usaha koperasi yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti struktur modal dan struktur kekayaan. Apabila struktur modal mengalami kenaikkan maka akan diikuti oleh penurunan pertumbuhan usaha. Karena ketika koperasi ingin melakukan ekspasi atau pertumbuhan usaha maka koperasi akan lebih banyak menggunakan modal sendiri dari pada hutang atau modal asing. Sedangkan struktur kekayaan digunakan koperasi untuk membiayai kegiatan operasionalnya untuk perkembangan usaha koperasi. Koperasi yang optimal dalam menggunakan modal sendiri untuk membiayai dan mengelola modal dananya untuk kegiatan operasional perusahaan sehingga koperasi tersebut dapat tumbuh. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh struktur modal dan struktur kekayaan terhadap pertumbuhan usaha. Populasi dalam penelitian ini adalah koperasi di Tulungagung. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 85 koperasi di Tulungagung. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu penentuan sampel berdasarkan kriteria tertentu sehingga menghasilkan sampel berjumlah 33 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) struktur modal secara parsial berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan usaha (2) struktur kekayaan secara parsial berpengaruh positif terhadap pertumbuhan usaha (3) struktur modal dan struktur kekayaan secara simultan berpengaruh terhadap Pertumbuhan usaha. KPRI perlu menganalisis dan mempertimbangkan variabel struktur modal dan struktur kekayaan dalam posisi yang seimbang agar dapat diperoleh pertumbuhan usaha yang optimal. Saatnya investor melakukan investasi pada koperasi dengan mempertimbangkan potensi-potensi pertumbuhan usaha yang dimiliki koperasi. Peneliti selanjutnya sebaiknya menambah variabel-variabel lain yang potensial dalam memberikan kontribusi terhadap perubahan variabel Pertumbuhan Usaha misalnya seperti keadaan ekonomi ukuran koperasi umur koperasi serta kebijakkan kredit.