Tesis
Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan multi representasi dengan orientasi tujuan berbeda terhadap hasil belajar kognitif tingkat tinggi siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan / Rizki Nur Analita
Abstrak
ABSTRAK Analita RizkiNur. 2015. PengaruhModel PembelajaranInkuiriTerbimbingBerbantuan Multi RepresentasidenganOrientasiTujuanBerbedaterhadapHasilBelajarKognitif Tingkat TinggiSiswapadaMateriKelarutandanHasil Kali Kelarutan. Tesis Program StudiPendidikan Kimia Pascasarjana UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) I WayanDasna M.Si. M.Ed. Ph.D (II) Dr. AmanSantoso M.Si. Kata-kata Kunci inkuiriterbimbing multi representasi orientasitujuan hasilbelajarkognitiftingkattinggi kelarutandanhasil kali kelarutan. Kelarutandanhasil kali kelarutanmerupakanbagiandarimatapelajarankimia yangsebagianbesarmaterinyabersifatabstrak sehinggasiswacenderungmengalamimiskonsepsi.Beberapaalasan yang menyebabkanterjadinyamiskonsepsiantara lainkarenakurangsesuainyamodel pembelajaran yang diterapkandanpembelajaranlebihmengutamakanpemahamanalgoritmikdaripadakonseptual. Salah satumodel pembelajaran yang diperlukanuntukmengatasipermasalahantersebutadalahinkuiriterbimbing.Inkuiriterbimbingmerupakan model pembelajaranyang dapatmengkonstrukpengetahuansertameningkatkanpemahamankonseptualdanalgoritmiksiswa.Dalamilmukimia pemahamankonseptualdanalgoritmikterdiridarirepresentasitingkatmakroskopik mikroskopik dansimbolik(multi representasi).Penerapanpembelajaran multi representasibertujuanuntukmembantukonstruksikonsepdanmeningkatkankemampuankognitifsiswa terutamadalambentukhasilbelajarkognitiftingkattinggi.Faktorlain yang mempengaruhihasilbelajarkognitiftingkattinggisiswaadalahorientasitujuan. Orientasitujuanterdiridaritujuanbelajardantujuanpenampilan.Siswadenganorientasitujuanbelajartinggidiprediksimemperolehhasilbelajarkognitiftingkattinggi yang lebihbaikdaripadasiswadenganorientasitujuanpenampilantinggi.Penelitian yang dilakukanbertujuanuntukmenentukanpengaruhmodel pembelajarandanpengaruhorientasitujuanyang berbedaterhadaphasilbelajar terutamahasilbelajarkognitiftingkattinggisiswa. Penelitianmenggunakanrancanganeksperimentalsemupretest-postest control groupdenganrancanganfaktorial 2 x 2.Populasipenelitianadalahsiswakelas XI MIA SMA Negeri 1 Boyolangu Tulungagung tahunajaran 2014/ 2015.Sampelpenelitianterdiridariduakelas yaitukelas XI MIA-7 (n 37) yang dibelajarkandenganmodel pembelajaraninkuiriterbimbingdankelas XI MIA-8 (n 38) yang dibelajarkandenganmodel pembelajaraninkuiriterbimbingberbantuanmulti representasi.Pemilihansampelmenggunakanteknikcluster random sampling.Data penelitiandiperolehmelaluiteshasilbelajarkognitifdankuesionerorientasitujuan.Instrumentesterdiridari 20 soalpilihangandadan 3 soalesaiyang telahteruji valid (Sig. 8804 0 05) danreliabel (r 0 72).Instrumenkuesionerterdiridari 15 pertanyaantujuanbelajardan 15 pertanyaantujuanpenampilanyang telahteruji valid (94 45 %). Data penelitiandianalisismenggunakanujistatistiktwo wayANOVA. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa (1) terdapatperbedaanhasilbelajarkognitiftingkattinggiantarasiswa yang dibelajarkandenganmodelpembelajaraninkuiriterbimbingberbantuanmulti representasidansiswa yang dibelajarkandenganmodel pembelajaraninkuiriterbimbing (p 0 00 Sig. 8804 0 05) model pembelajaraninkuiriterbimbingberbantuanmulti representasi(gE 0 59) memberikanhasilbelajarkognitifyang lebihbaikdaripada model pembelajaraninkuiriterbimbing (gK 0 41) (2) terdapatperbedaanhasilbelajarkognitiftingkattinggiantarasiswa yang memilikiorientasitujuanbelajardansiswa yang memilikiorientasitujuanpenampilan (p 0 00 Sig. 8804 0 05) tujuanbelajarmemberikanhasilbelajarkognitiftingkattinggiyang lebihbaikdaripadatujuanpenampilan dan (3)tidakadainteraksiantaramodel pembelajarandanorientasitujuanterhadaphasilbelajarkognitiftingkattinggisiswa (p 0 37 Sig. 0 05). 8195