Skripsi
Perancangan buku ilustrasi Bangunan Cagar Budaya di Surabaya Utara sebagai media informasi untuk wisatawan / Aris Kurnia Wicaksono
Abstrak
ABSTRAK Wicaksono Aris Kurnia. 2015. Perancangan Buku Ilustrasi Bangunan Cagar Budaya di Surabaya Utara Sebagai Media Informasi Untuk Wisatawan . Skripsi Program Studi Desain Komunikasi Visual Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Sugiyono Ardjaka M.Sc. Ph.D (II) Drs. Andi Harisman. Kata Kunci Perancangan Buku Ilustrasi Media Informasi Wisatawan. Indonesia memiliki kekayaan budaya serta wisata yang saat ini banyak di gali oleh masyarakatnya. Salah satunya berupa bangunan cagar budaya yang me-rupakan aset penting untuk dikunjungi dipelajari serta dilestarikan kondisinya. Menjadi satu-satunya kota pahlawan membuat bangunan cagar budaya banyak tersebar di kota Surabaya khususnya Surabaya Utara. Namun tidak semua cagar budaya berupa bangunan diketahui karena kurangnya informasi yang bisa diakses oleh masyarakat/ wisatawan. Hal ini diperkuat dengan banyaknya ban-gunan yang rusak karena tidak terurus pelebaran kota bahkan hilang. Model perancangan yang digunakan adalah model perancangan prosedural yaitu model perancangan yang bersifat deskriptif dimana menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti dalam menghasilkan sebuah produk dimana meng-gunakan prosedur yang dikemukakan oleh Bruce Archer.Langkah-langkah prose-dural yang dilakukan dalam proses perancangan ini dengan pengumpulan data melalui observasi wawancara dan studi dokumentasi. Perancangan ini menghasilkan buku ilustrasi tentang bangunan cagar bu-daya di Surabaya Utara berdimensi 20 x 20 cm dengan ketebalan 48 halaman dan berisi informasi-informasi penting dari semua bangunan cagar budaya yang berada di Surabaya Utara nama lokasi cerita bangunan tersebut hingga riwayat dari bangunan tersebut. Melalui hasil dari perancangan ini diharapkan semua bangunan cagar bu-daya di Surabaya Utara bisa lebih mudah dikenal oleh wisatawan dan bisa menjadi salah satu potensi wisata yang patut diperhitungkan dari Surabaya Utara. Lebih luasnya dapat membangun rasa tanggung jawab kepada masyarakat atas pelestarian situs bangunan bersejarah secara mandiri sehingga bangunan tersebut tetap terjaga kelestariannya.