UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Sintesis dan karekterisasi senyawa kompleks dari [Cu(quin)]2+ dan [Co(NCS)4]2- / Mohammad Rizal Zuhri

Zuhri, Mohammad Rizal - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Zuhri M. R. 2015. Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks dari [Cu(quin)]2 dan [Co(NCS)4]2-. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. I Wayan Dasna M.Si. M.Ed. Ph.D. (II) Dr. Fariati M.Sc. Kata Kunci sintesis karakterisasi senyawa kompleks [Cu(quin)(H2O)4]2 [Co(NCS)4]2- Reaksi antara kuinolina dengan CuCl2 menghasilkan [Cu(quin)(H2O)4]Cl. Kation dari senyawa tersebut adalah [Cu(quin)(H2O)4]2 dengan struktur piramida alas bujursangkar. Reaksi antara KSCN dan CoCl2 dalam pelarut metanol mengahsilkan K2[Co(NCS)4]. Anion dari senyawa tersebut adalah [Co(NCS)4]2- dengan struktur tetrahedral terdistorsi. Reaksi antara larutan [Cu(quin)(H2O)4]Cl dalam metanol dengan larutan K2[Co(NCS)4] dalam metanol dapat menghasilkan senyawa kompleks ionik atau molekuler. Senyawa ionik dapat terbentuk akibat gaya tarik elektrostatik antara ion [Cu(quin)(H2O)4]2 dan [Co(NCS)4]2- sementara senyawa kompleks molekuler dapat terbentuk jika atom belerang pada ion [Co(NCS)4]2- berikatan dengan atom pusat dari [Cu(quin)(H2O)4]2 . Ikatan ini meningkatkan bilangan koordinasi dari atom tembaga dan dapat mengurangi kestabilan senyawa yang terbentuk. Penghilangan ligan untuk mempertahankan bilangan koordinasi dari atom tembaga mungkin terjadi agar terbentuk senyawa yang lebih stabil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensintesis dan mengkarakterisasi senyawa kompleks koordinasi dari ion [Cu(quin)(H2O)4]2 dan [Co(NCS)4]2- serta untuk memprediksi struktur senyawanya. Senyawa kompleks koordinasi disintesis dengan mereaksikan larutan [Cu(quin)(H2O)4]Cl dalam metanol dengan larutan K2[Co(NCS)4] dalam metanol dengan perbandingan mol 1 1. Larutan [Cu(quin)(H2O)4]Cl diperoleh dari reaksi antara CuCl2 dengan kuinolina dengan perbandingan mol 1 1 dalam metanol. Larutan K2[Co(NCS)4] diperoleh dari reaksi antara CoCl2 dengan KSCN dengan perbandingan mol 1 4 dalam metanol. Pengukuran titik lebur dari kristal hasil sintesis untuk menentukan kebaruan kemurnian dan kestabilan termalnya. Analisis komposisi unsur dengan EDX untuk memperoleh rumus empiris senyawa kompleks. Uji daya hantar listrik (DHL) untuk menentukan senyawa kompleks tergolong ionik atau molekuler. Data Spektroskopi IR digunakan untuk mengidentifikasi gugus fungsi dari ligan kuinolina dan ion tiosianat. Berdasarkan hasil analisis rumus kimia yang mungkin dari senyawa kompleks dapat ditentukan dan diprediksi strukturnya. Energi bebas senyawa yang diperoleh dihitung dengan menggunakan program Spartan 14. Struktur yang paling mungkin adalah struktur yang memiliki energi bebas paling rendah. Reaksi antara larutan [Cu(quin)(H2O)4]Cl dengan larutan K2[Co(NCS)4] dalam metanol menghasilkan kristal biru gelap berbentuk balok dengan titik lebur 152-154oC. Hal ini mengindikasikan bahwa senyawa yang terbentuk adalah senyawa baru murni dan stabil. Hasil analisis EDX memberikan rumus molekul C25H23Co4CuK2N13O4S12. Data uji konduktivitas listrik membuktikan bahwa senyawa yang diperoleh merupakan senyawa ionik. Data spektrum IR menunjukkan terdapat tiga serapan kuat pada 1556 5 cm-1 yang mengindikasikan vibrasi ulur C N dari ligan kuinolina pada 2063.83 cm-1 yang khas dengan vibrasi ulur C 8801 N dari ligan ion tiosianat serta 3271.27 cm-1 dan 1130 29 cm-1 yang mengindikasikan vibrasi ulur C-O dan O-H. Berdasarkan rumus empiris dan data IR yan telah diperoleh rumus kimia dari senyawa hasil sintesis adalah K2[Cu(quin)][Co(NCS)3(CH3OH)]4. Pada senyawa koordinasi ini bilangan koordinasi atom tembaga adalah lima sedangkan bilangan koordinasi atom kobalt adalah empat.


Informasi Detail
DDC
Rs 547.596 ZUH s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2015.
Deskripsi Fisik
xiii, 47 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00752/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang. 2015
Subjek
1. KUINOLINA
2. QUINOLINES

Pembimbing
1. I Wayan Dasna ; 2. Fariati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik