UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengembangan perangkat pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis blended learning melalui lesson study dan pengaruhnya terhadap peningkatan motivasi, sikap ilmiah, keterampilan berpikir kritis, kemampuan kognitif, psikomotor pada matakuliah genetika / Waris

Waris - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Waris 2016. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Blended Learning melalui Lesson Study dan Pengaruhnya terhadap Peningkatan Motivasi Sikap Ilmiah Keterampilan Berpikir Kritis Kemampuan Kognitif dan Psikomotor pada Matakuliah Genetika. Disertasi Program Studi Pendidikan Biologi. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dra. Herawati Susilo M.Sc. Ph.D (II) Prof. Dr. Hj.Mimien Henie Irawati Al Muhdhar MS. (III) Dr. Fatchur Rohman M.Si. Kata kunci Inkuiri terbimbing Blended Learning Lesson Study motivasi sikap ilmiah kemampuan kognitif keterampilan berpikir kritis psikomotor genetika. Proses pembelajaran di Program Studi Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP PGRI Jember belum sepenuhnya dikembangkan untuk memberikan peluang belajar cerdas kritis kreatif dan memecahkan masalah pada mahasiswa. Praktek Pembelajaran masih berbentuk penyampaian secara tatap muka (lecturing) searah dan belum menumbuhkembangkan proses partisipasi aktif mahasiswa. Proses pembelajaran masih didominasi oleh dosen. Inovasi dan kreativitas mahasiswa juga kurang dikembangkan untuk memproses informasi dan menemukan sendiri pemaknaan pengetahuan. Sharing antar dosen juga belum dilakukan pemanfaatan teknologi informasi belum optimal. Dampak dari proses pembelajaran seperti yang disebutkan di atas adalah motivasi belajar sikap ilmiah keterampilan berpikir kritis kemampuan kognitif dan psikomotor masih dalam kategori kurang. Hasil belajar mahasiswa untuk matakuliah genetika nilai rata-ratanya adalah C. Faktor penting lain yang masih kurang diperhatikan adalah melatihkan kemampuan mahasiswa untuk mengobservasi mengeksplorasi mengumpulkan data menganalisis data dan mengkomunikasikan hasil kegiatannya baik secara on line maupun off line. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Blended Learning melalui Lesson Study untuk mata kuliah genetika. Dengan dikembangkannya perangkat pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang berimplikasi terhadap peningkatan motivasi belajar sikap ilmiah keterampilan berpikir kritis kemampuan kognitif dan psikomotor. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D dari Thiagarajan et al (1974) yang meliputi tahap define design develop dan disseminate. Kegiatan Lesson Study sebagai upaya pendukung diintegrasikan dalam model penelitian pengembangan 4D yaitu pada tahap develop dan diterapkan pada dua kelas paralel yang memprogram mata kuliah genetika yang berjumlah 54 mahasiswa. Data yang diperoleh dari model pengembangan 4D berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa saran dan pendapat baik lisan maupun tertulis dari validator dosen yang tergabung dalam tim Lesson Study dan dari mahasiswa yang sebagai responden. Data kuantitatif berupa nilai hasil kuesioner yang diperoleh dari dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bologi. Data kuantitatif juga berupa nilai hasil tes yang diperoleh dari kuasi eksperimen dengan sampel 58 mahasiwa yang menempuh matakuliah genetika. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner lembar validasi lembar observasi dan soal tes essay. Data kuantitatif hasil kuesioner dan tes dianalisis menggunakan statistik ANACOVA Analisis data menggunakan SPSS versi 16 for windows. Hasil penelitian pengembangan adalah perangkat pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Blended Learning untuk matakuliah genetika yang berupa silabus RPP bahan ajar dalam bentuk power point yang dilengkapi dengan audio visual sintaks pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Blended Learning dan WEB E-Learning yang sudah diujicoba dan divalidasi. Hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan berturut-turut adalah silabus 90 63% RPP 86 27% bahan ajar 78 90% instrumen penilaian motivasi 89 81% instrumen penilaian sikap ilmiah 89 81% instrumen penilaian kemampuan kogtinitif 90 46% instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis 93 06% instrumen penilaian psikomotor 91 67% dan WEB E-Learning 79 17%. Rata-rata hasil validasi ahli menunjukkan lebih dari 70% sehingga perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan. Hasil observasi tentang keterlaksanaan sintaks inkuiri terbimbing berbasis Blended Learning melalui Lesson Study menunjukkan 97 27% terlaksana pada komponen kegiatan dosen dan 96% terlaksana pada komponen kegiatan mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa sintaks pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Blended Learning telah terlaksana dengan sangat baik. Tanggapan mahasiswa terhadap proses pembelajaran dengan mengimplementasikan sintaks inkuiri terbimbing berbasis Blended Learning melalui Lesson Study menunjukkan 21 79% sangat setuju 78 21% setuju 0% kurang setuju 0% tidak setuju dan 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan hasil refleksi kegiatan Lesson Study menunjukkan bahwa hasil penelitian pengembangan ini berdampak positif terhadap proses pembelajaran pada Program Studi Pendidikan Biologi karena (1) menambah wawasan dosen/tim Lesson Study yang terlibat di dalamnya tentang metode pembelajaran genetika (2) dosen/tim memperoleh pengalaman berharga dari proses pembelajaran yang diamati dan berencana mengaplikasikan pengalaman baik itu terhadap matakuliah yang diampunya (3) menambah pengetahuan tentang teknik penilaian dalam pembelajaran. Hasil analisis data kuantitatif menggunakan statistik ANACOVA pada taraf signifikansi 5% (p value 0 05) menunjukkan pada variabel motivasi belajar diperoleh p value 0 004 peningkatan motivasi pada kelas eksperimen lebih tinggi 4 5% dari pada kelas kontrol. Pada variabel sikap ilmiah diperoleh p value 0 002 peningkatan sikap ilmiah pada kelas eksperimen lebih tinggi 0 7% dari kelas kontrol. Pada variabel keterampilan berpikir kritis diperoleh p value 0 000 peningkatan keterampilan berpikir kritis pada kelas eksperimen lebih tinggi 30 9% dari kelas kontrol. Pada Variabel kemampuan kognitif diperoleh p value 0 000 peningkatan kemampuan kognitif kelas eksperimen lebih tinggi 39 1% dari kelas kontrol. Pada variabel psikomotor diperoleh p value 0 000 psikomotor kelas eksperimen lebih tinggi 4 9% dari kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi strategi pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Blended Learning efektif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa.


Informasi Detail
DDC
Rd 576.5078 WAR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Biologi, 2016.
Deskripsi Fisik
xiii, 165lembar [140 lembar] : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00775/KI/16
Edisi
Disertasi (Pasca Sarjana). Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. GENETIKA - MEDIA PEMBELAJARAN
2. GENETICS - STUDY AND TEACHING

Pembimbing
1. Herawati Susilo ; 2. Hj. Mimien Henie Irawati Al-Muhtar; 3. Fatchur Rohman
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik