Skripsi
Pengembangan media pembelajaran e-learning berbasis blog untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran otomatisasi perkantoran kelas X Administrasi Perkantoran SMKN 1 Turen Kabupaten Malang / Devita Mustika Weni
Abstrak
ABSTRAK Weni Devita Mustika. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran E-learning berbasis Blog untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Otomatisasi Perkantoran Kelas X Administrasi Perkantoran SMKN 1 Turen Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. H. Gatot Isnani M. Si. (2) Dr. Hj. Madziatul Churiyah S.Pd. M.M. Kata Kunci media pembelajaran hasil belajar Penggunaan media pembelajaran sering digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran di dalam kelasuntuk tercapainya tujuan pembelajaran. Di samping mampu menggunakan media pembelajaran yang sudah ada guru juga dituntut untuk mengembangkan media pembelajaran menyesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi saat ini. Pengembangan media pembelajaran ini penting untuk inovasi dari media yang sudah ada. Dalam mata pelajaran Otomatisasi Perkantoran ini memiliki tingkat kesulitan yang berbeda sehingga perlu adanya variasi dalam pembelajaran agar siswa tidak jenuh. Selain itu penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran akan mengurangi ketergantungan siswa terhadap guru. Melalui media pembelajaran yang dikembangkan diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X program keahlian Administrasi Perkantoran pada kompetensi dasar Menguraikan Cara Menggunakan Internet. Pengembangan media pembelajaran ini bertujuan untuk (1) menghasilkan media pembelajaran E-learning berbasis Blog (2)mengukur hasil belajar siswasetelah menggunakan media pembelajaran E-learning berbasis Blog (3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan model pengembangan Research and Development yang dikembangan oleh Sugiyono melalui tahap-tahap (1) potensi dan masalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisi desain (6) uji coba produk (7) revisi produk (8) uji coba pemakaian (9) revisi produk dan (10) produk yang dihasilkan. Validasi media dilakukan oleh 2 ahli materi 2 ahli media dan 39 siswa. Rancangan penelitian ini menggunakan Posttest Only Control Design untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Sebelum soal posttest digunakan terlebih dahulu soal tersebut diuji coba agar mengetahui soal yang baik yang digunakan sebagai posttest. Hasil validasi ahli materi mencapai 90% yang menyatakan media pembelajaran valid dan dapat digunakan hasil validasi ahli media mencapai 92% yang menyatakan media pembelajaran valid dan dapat digunakan dan validasi siswa mencapai 89 9% yang menyatakan media pembelajaran valid dan dapat digunakan. Kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah adanya perbedaan rata-rata hasil belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen 95 61dan kelas kontrol 88 28 menunjukkan bahwa adanya perbedaan nilai posttest antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Berdasarkan perbandingan nilai posttest tersebut maka media pembelajaranE-learning berbasis Blog yang dikembangkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen. Saran pemanfaatan media pembelajaran ini yaitu (1) sebelum menggunakan media pembelajaran sebaiknya guru membaca buku panduan penggunaan media terlebih dahulu (2) sebelum menggunakan media pembelajaran pastikan komputer sudah terkoneksi dengan internet sehinggasiap digunakan untuk menampilkan media pembelajaran dan (3) guru harus mengawasi siswa ketika sedang menggunakan media pembelajaran agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Saran pengembangan lebih lanjut pada penelitian pengembangan media pembelajaran E-learning berbasis Blogadalah untuk menambahkan komponen lain seperti memberikan narasi (dubbing) dalam media menambah animasi yang lebih bervariasi dan video pembelajaran yang lebih banyak agar siswa lebih semangat dan termotivasi untuk belajar.