Skripsi
Child-directed speech in first language acquisition: a case study / Devi Oktabrianti Anugerah Wibawati
Abstrak
ABSTRAK Wibawati D.O.A 2015. Child-Directed Speech in First Language Acquisition A Case Study.Skripsi JurusanSatraInggris FakultasSastra UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) EvynurulLaily Zen S.S M.A. (II) AuliaApriana S.S. M.Pd. Kata Kunci Bahasa sang ibu strukturbahasapengasuh Penelitianiniberhubungandenganpenggunaankaliamat yang digunakanpengasuhterhadapanak-anak yang dikenaldenganistilah bahasa sang ibu . Penelitianinibertujuanuntukmengetahuistrukturbahasa yang digunakanpengasuhterutama proses fonologi morfologi dansintaksis yang digunakanolehpengaduhsaatmemproduksikalimatmereka. Penelitianinimerupakanstudikasus yang berfokuspadakasus-kasustertentuterutamapadabahasa sang ibu yang dicontohkanolehpengasuhsaatberkomunikasidengananak-anak yang merekajaga. SubyekpenelitianiniadalahNamiradanpengasuhnya. NamiraadalahanakJawa-Indonesia berumurtigatahun. Ketikapengamatandimulaidiapadausia 3 5tahundanpadasaatituselesai diasudah 3 9 tahun. Pengumpulan data berlangsungdaribulanAgustushingga November danberadadalambentukcatatandanrekamansuara. Untukmenganalisis data pertama penulismencatatpercakapan yang dihasilkanataudiucapkanolehNamiradanpengasuhnya. Setelahterurutkan kata-kata kemudianditranskrip. Kemudiandilanjutkandenganmengklasifikasikanmerekakedalamtigakategori seperti proses fonologi morfologi proses dan proses sintaksis dandengandemikian penulisbisamenafsirkandanmenganalisis. Temuanmenunjukkanbahwapengasuh di Indonesia cenderungmenggunakan bahasa sang ibu kepadaanak yang merekarawat. Penulismenemukanbahwasebagiandari kata yang digunakanolehpengasuhketikamerekaberkomunikasidengananak-anakmenggunakan proses substitusi Penulisjugamenemukanbahwapengasuhmenggunakanpengulanganketikamerekaterlibatdalamkomunikasidengananakselainmenyederhanakandanmenghapusbeberapa kata untukmembuatanak-anakmerekamemahamiapa yang merekabicarakan. Olehkarenaitudisarankankepada orang tuaataupengasuhuntukmemperhatikanpemerolehanbahasaanak-anakmereka. Tetapitidakuntuksalahmengucapkan kata-kata yang dipelajariolehanak-anakmerekakarenamerekaakandenganmudahmenirupengucapan yang salah.