Skripsi
The Poetic style of \'Song of Solomon 4: 1-16\' / Shellyna Dinda Christina
Abstrak
ABSTRAK Christina S.D. 2015. The Poetic Style of Song of Solomon 4 1-16 .Skripsi Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Maria Hidayati S.S. M.Pd (II) Inayatul Fariha S.S M.A. Kata Kunci gaya linguistik puisi kidung agung Gaya merupakan cara yang unik untuk mengekspresikan perasaan. Gaya dapat ditemukan di karya sastra contohnya lagu dan puisi. Salah satu karya sastra yang dapat dianalisis menggunakan aspek-aspek linguistik adalah Kidung Agung yang merupakan puisi lirikal yang ditulis oleh Salomo. Stilistika adalah pembelajaran gaya dalam suatu karya sastra. Dalam analisis stilistika Kadarisman menyatakan bahwa (2009 74) untuk menganalisis obyek kajiannya stilistika lebih banyak menggunakan prinsip-prinsip linguistik daripada prinsip-prinsip kritika sastra. Aspek linguistik mendominasi analisis stilistika. Penulis menggunakan puisi dalam Kidung Agung untuk dianalisis menggunakan aspek linguistik. Kidung Agung merupakan satu bagian dari puisi lirikal yang ditulis oleh Salomo. Puisi ini bercerita tentang cinta antara Solomo dan Shulamit. Kidung Agung 4 1-16 memiliki tema pujian untuk kecantikan pengantin peremuan.Dikenal dengan nasehat dan kebijaksanaannya penelitian ini dilakukan untuk menganalisis gaya bahasa Solomo. Dengan analisis dari ciri-ciri sintaksis dan majas dalam puisi tersebut penulis dapat menggambar signifikansi secara harafiah dari puisi dalam Kidung Agung 4 1-16. Penulis juga melakukan penelitian ini agar menjadi informasi stilistika yang bermanfaat untuk orang lain dalam subjek penelitian ini sehingga pembaca dapt mengetahui pesan yang ada dalam puisi yang dianlisis. Hal penting yang lain adalah hasil penelitian ini dapat membantu pembaca dalm menginterpretasikan puisi. Penelitian ini jugs dapat menjadi motivasi untuk mempelajari puisi dan stilistika. Desain dari penelitian ini adalah kualitatif. Karena subjek penelitian bmerupakan kualitatif data dalam bentuk tertulis bukan data statistik dan angka. Subjek penelitian diambil dari kitab Kidung Agung 4 1-16 Revised Standart Version yang digunakan oleh seluruh orang di dunia dalam versi bahasa inggris dan dalam bentuk tertulis. Puisi lirikal dalam Kidung Agung 4 1-16 ada subjek utama dalam penelitian ini. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Ciri sintaksis dalam puisi tersebut dianlisis dengan mengkategorikan tiap leksikal berdasarkn open class word distribution. Ciri sintksis dalam puisi tersebut menunjukan bahwa kata benda memiliki kontribusi besar dalam puisi tersebut karena penulis puisi menggunkan natural imagery. Penulis juga menganalisis majas yang terkandung dalam puisi tersebut. Penulis puisi menggunakan metafora simile dan personifikasi. Setelah kedua langkah tersebut penulis mengiterpretasikan setiap kata dan kalimat yang dari ciri sintaksis dan majas yang terkandung dalam kalimat sehingga penulis dapat menyimpulkan siknifikansi puisi tersebut secara harafiah. Siknifikansi yang terkandung dalam puisi tersebut adalah dengan puisi dalam Kidung Agung 4 1-16 penulis puisi mengutarakan perasaan dan keinginannya kepada pengantin perempuan. Implikasi dari puisi ini adalah untuk kesenangan dan interpretasi. Untuk memahami signifikansi dari puisi Salomo penulis menyarankan untuk mempelajari lebih lanjut tentang majas dan simbol yang terkandung. Penulis juga menyarankan kepada peneliti yang lain untuk melebarkan analisis mereka dalam stilistika dalam fokus atau puisi yang lain. Dengan harapan akan ada pengetahuan yang baru dan lebih banyak dalam bidang stilistika.