Tesis
Evaluasi penyelenggaraan unit produksi Program Keahlian Tata Busana dengan model CIPP di SMK sekota Malang / Annisau Nafiah
Abstrak
ABSTRAK Nafiah Annisau. 2015. Evaluasi Penyelenggaraan Unit Produksi Program Keahlian Tata Busana dengan Model CIPP di SMK se-Kota Malang. Tesis Pendidikan Kejuruan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. Soenar Soekopitojo M.Si. (II) Dr. Hakkun Elmunsyah S.T. M.T. Kata kunci Evaluasi Unit Produksi CIPP Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penyelenggaraan unit produksi Program Keahlian Tata Busana di SMK se-Kota Malang dilihat dari segi context input proses product dan CIPP secara umum dan mengetahui apakah ada perbedaan penyelenggaraan unit produksi di SMKN 3 Malang dengan SMKN 5 Malang. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial yang dilakukan di SMK se-Kota Malang. Sampel penelitian ini terdiri atas 120 siswa dan 33 guru yang terlibat dalam penyelenggaraan unit produksi sekolah. Penelitian ini merupakan studi survei dengan menggunakan teknik pengumpul data berupa kuisioner wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diungkap bahwa (1) Penyelenggaraan unit produksi Program Keahlian Tata Busana di SMK se-Kota Malang dilihat dari segi context oleh guru secara umum sudah berjalan dengan sangat baik. Akan tetapi perlu adanya peningkatan dalam menghasilkan produk yang masih terbatas (2) Penyelenggaraan unit produksi Program Keahlian Tata Busana di SMK se-Kota Malang dilihat dari segi input oleh guru sudah berjalan sangat baik. Peningkatan SDM sangat perlu ditingkatkan terutama pengadaan pelatihan-pelatihan khusus yang dapat menunjang berkembangnya unit produksi (3) Penyelenggaraan unit produksi Program Keahlian Tata Busana di SMK se-Kota Malang dilihat dari segi procces oleh guru sudah berjalan sangat baik. Pengorganisasian perlu dikelola lebih terstruktur dan beban mengajar yang cukup banyak menyebabkan tidak maksimalnya pengelolaan unit produksi (4) Penyelenggaraan unit produksi Program Keahlian Tata Busana di SMK se-Kota Malang dilihat dari segi product oleh guru sudah berjalan sangat baik. Untuk memaksimalkan penyelenggaran unit produksi perlu adanya pemerataan hasil unit produksi sehingga dapat dirasakan seluruh warga sekolah (5) Penyelenggaraan unit produksi Program Keahlian Tata Busana dengan metode CIPP di SMK se-Kota Malang oleh guru dan siswa sudah berjalan sangat baik. Faktor SDM menjadi kendala utama dalam penyelenggaraan unit produksi sekolah dan (6) Terdapat perbedaan antara rata-rata penyelenggaraan unit produksi di SMKN 3 Malang dengan SMKN 5 Malang dilihat dari segi product. Dalam hal keterlibatan siswa dan kontribusi siswa dalam penyelenggaraan unit produksi SMKN 3 Malang lebih baik dibandingkan dengan SMKN 5 Malang. Berdasarkan hasil penelitian disarankan mengurangi beban mengajar guru atau memberikan kredit point setara dengan jam mengajar untuk mengoptimalkan unit produksi mengangkat karyawan dan melibatkan siswa dalam pelaksanaan unit produksi meningkatkan kesejahteraan semua pengelola unit produksi dan memberikan motivasi kepada siswa untuk lebih berperan aktif dalam pengelolaan unit produksi sebagai wahana belajar dan mengembangkan keterampilan yang mereka miliki serta menumbuhkan jiwa interprenour.