Skripsi
Kalimah \"al-Ghofur\" wa musytaqqotiha fil Qur\'an al-karim / Meidias Abror Wicaksono
Abstrak
ABSTRAK Wicaksono MeidiasAbror. 2015. Kata Al- Ghafur dan derivasinya dalam Al-Quran (Kajian Semantik). Skripsi Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H. Moh.Ainin M.Pd (2) Dr. Yusuf Hanafi M.Fil.I Kata kunci Ghafur derivasi Kajian Semantik Al-Quran Al- Quran adalahsumberutamadidalampembelajaran.Bahasa yang digunakandidalam Al-Quran adalahbahasa Arab.Didalam Al- Quran terdapatnama- nama Allah yang indahsalahsatunyaadalahAl- Ghafur. Kata Al- Ghafuradalah kata yang seringdiucapkanolehseorangmuslimdanbiasanyadiucapkansetelahshalat. Peneltianinimemfokuskanpadakata Al- Ghafur dan derivasinya dalam Al-Quran Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengungkap kata al- Ghafur dan derivasinya dalam Al-Quran. Secara rinci penelitian ini ingin mendeskripsikan (1) Shighah apa saja yang muncul dalam derivasi kata al- Ghafur (2) Tema apa saja yang muncul dari derivasi kata al- Ghafur (3) Makna apa saja yang muncul dari derivasi kata al- Ghafur. Rancangan penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian berupa Al-Quran dan berbagai tafsir. Prodesur dalam penelitian ini sebagai berikut (1) mencari kata al- Ghafur dan derivasinya dalam kitab al-Mu jam al-Mufahrasy (2) mengklasifikasikan kata al-Ghafur berdasarkan derivasinya (3) menemukan shighat kata al- Ghafur dan derivasinya (4) menentukan tema yang mengandung kata al- Ghafur dan derivasinya dan (5) menentukan makna kata al- Ghafur dan derivasinya menurut analisis semantik beserta pembanding dengan berbagai macam tafsir dan Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri atau disebut human instrument. Hasil dari penelitian ini ditemukan kata al-Ghafur dan derivasinya dalam Al-Quran berjumlah 234 kali di 56 surat dan 227 ayat dengan 6 derivasi kata. Shighah yang muncul dalam penggunaan kata al- Ghafur dan derivasinya dalam Al-Quran ada 6 shighah yaitu (1) fi il madli (2) fi il mudlari (3) fi il amar (4) masdhar (5) shighah mubalaghah dan (6) isim fa il. Tema yang muncul dalam penggunaan kata al-ghafur dan derivasinya dalam Al-Quran yaitu (1) ketauhidan (at-tauhid) (2) janji dan peringatan (al wa ad wa al waid) (3) ibadah (4) Kisah (qishash). Tema yang sering muncul adalah tema janji dan peringatan. Makna kata al-ghafur dan derivasinya dalam Al-Quran dengan kajian semantik terbagi dua makna makna asasi dan makna majazi. Menurut makna asasi kata al-Ghafurdari bentuk kata kerja lampau Ghafara adalah mengampuni memaafkan menutupi dan kata Istaghfara bermakna meminta ampunan dari Allah. Makna bentuk kata kerja sedang atau yang akan datang dari kata Yaghfiru adalah memaafkan dan menutupi sedangkan kata Yastaghfiru bermakna meminta ampunan untuk dosa- dosanya. Makna kata kerja bentuk perinta dari kata Ighfir adalah tutupilah dosa- dosa sedangkan kata istaghfir mintakan mereka ampunan. Makna kata benda Masdar dari kata Maghfirah adalah pengampunan yang besar atau sesuatu yang akan diberikan oleh Allah kepada hambanya sebagai pembalasan sedangkan kata Istighfar bermakna meminta ampunan dari Allah. Bentuk kata Shighah Mubalaghah dari kata Ghafur bermakna Allah adalah Dzat yang memaafkan membebaskan dan mengampuni dosa dan menyembunyikan pemiliknya serta tidak mencemarkan nama baiknya sedangkan kata Ghaffar bermakna Allah adalah Dzat yang menunjukkan keindahan dan menutupi kejelekan serta mengampuni dosa setelah dosa dan menutupi pemiliknya. Makna Isim Fa il Ghafir adalah Allah adalah Dzat yang memaafkan dosa- dosa hambaNya sedangkan makna Majazi adalah menghapus dosa.