Skripsi
Analisis kebutuhan perlengkapan bengkel otomotif sesuai persyaratan standar BSNP / Willy Artha Wirawan
Abstrak
ABSTRAK Artha Willy W. 2015. AnalisisKebutuhanPerlengkapanBengkelOtomotifSesuaiPersyaratanStandar BSNP. Skripsi Program StudiPendidikanTeknikOtomotif JurusanTeknikMesin FakultasTeknik UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) RR. Poppy Puspitasari. S.Pd. M.T. Ph.D (II) Drs. Eddy Rudiyanto. M.Pd Kata Kunci AnalisisKebutuhanBengkel PerlengkapanBengkelOtomotif. Standar BSNP. PendidikanKejuruanmerupakansalahsatulembagauntukmenyiapkantenagakerja di industri.Dalammemilihsubstansipelajaran yang ada sekolahkejuruan(SMK) diharuskansenantiasamengikutiperkembangandariilmupengetahuansertateknologi kebutuhanmasyarakat duniausaha danindustri.Olehkarenaituperlengkapanperalatan yang menunjangsangatdiperlukanuntukkeberhasilan proses pembelajaran. PenelitianinidilaksanakandengantujuanuntukmengetahuitingkatkelengkapanbengkelotomotifSMK Negeri di Kota Malang.Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiansurveydeskriptifdenganpendekatankuantitatif.Penelitimenggunakanteknikobservasichecklist wawancaratidakterstrukturdandokumentasidalampengumpulan data dandianalisisdenganstatistikdeskriptif.Populasidalampenelitianiniterdiridari SMK Negeri di Kota Malang yang mempunyailaboratoriumbengkelotomotifyang baikmenurut data DinasPendidikan Kota Malang yaituterdiridaritiga SMK Negeri yang dipilihdandiambilsebagaisampel. Berdasarkanpenelitiandananalisis datasecarakeseluruhandiperolehduasimpulanhasilpenelitiansebagaiberikut.Pertama Tingkat kelengkapanperalatanbengkel di SMK Negerikota Malangmasukdalamkategorilengkap(69%)denganhasil (1) tingkatkelengkapanperalatanbengkelotomotif di SMKN 6 Malang masukdalamkategorilengkap (70%) (2) tingkatkelengkapanperalatanbengkelotomotif di SMKN 10 Malang masukdalamkategorilengkap (65%) (3) tingkatkelengkapanperalatanbengkelotomotif di SMKN 12 Malang masukdalamkategorisangatlengkap (73%). Keduatingkatkesesuaian area kerjadi SMK Negeri Kota Malangmasukdalamkategoricukuplengkap(47%) denganhasiltingkatkesesuaian area kerjabengkel di SMKN 6 Malang masukdalamkategoricukupmemadai (34%) (2)tingkatkesesuaian area kerjabengkel di SMKN 10 Malang masukdalamkategoricukupmemadai (44%) (3) tingkatkesesuaian area kerjabengkel di SMKN 12 Malang masukdalamkategorimemadai (64%). Yang telahmengarahberdasarkanBadanStandarNasionalPendidikandalamPermendiknas No. 40 tahun 2008.