Skripsi
Pengaruh Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS), Debt to Earning Ratio (DER) dan Economic Value Added (EVA) terhadap return saham pada perusahaan otomotif yang terdaftar di BEI tahun 2011-2013 / Moch. Defri Kurniawan
Abstrak
ABSTRAK Kuniawan Mochamad Defri. 2015. Pengaruh Price Earning Ratio (PER) Earning Per Share (EPS) Debt to Equity Ratio (DER) dan Economic Value Added (EVA) terhadap Return Saham Perusahaan Otomotif di BEI Periode 2011-2013. Skripsi Jurusan Akuntansi Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Dodik Juliardi S.E. M.M. Ak. (2) Dr. Nurika Restuningdyah S.E. M.Si. Ak. CA Kata Kunci Price Earning Ratio (PER) Earning Per Share (EPS) Debt to Equity Ratio (DER) Economic Value Added (EVA) Return Saham. Saham merupakan jenis ivestasi yang paling banyak diminati oleh investor. Secara sederhana perubahan minat investor terhadap saham suatu perusahaan tercermin pada besarnya return saham yang dipengaruhi perubahan harga saham di pasar modal. signalling Theory menyatakan bahwa informasi yang dipublikasikan sebagai suatu pengumuman akan memberikan sinyal bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi. Return saham dipengaruhi oleh kinerja keuangan perusahaan. Ukuran kinerja keuangan perusahaan yang paling banyak digunakan adalah kinerja keuangan yang diukur dari rasio keuangan diantaranya PER EPS DER dan EVA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaituPER EPS DER dan EVA terhadap harga saham. Data yag digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang bersumber dari Indonesian Capital Directory (ICMD) dan www.idx.com. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan otomotif yang listing di BEI periode 2011-2013 sebanyak 12 perusahaan. Analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Price Earning Ratio (PER) dan Debt to Equity Ratio berpngaruh negatif terhadap harga sham sedangkan Earing Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) berpengaruh positif terhadap return saham. Saran untuk penelitian selanjunya diharapkan dapat menambah variabel penelitian tahun penelitian dan juga menggunakan objek penelitian selain sektor otomotif dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat terhadap pengaruh pada harga saham perusahaan.