UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Studi tentang motif khas songket Lombok / Dewi Kartina

Kartina, Dewi - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Kartina Dewi. 2016. Studi Tentang Motif Khas Songket Lombok. Skripsi Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Agus Hery Supadmi Irianti M.Pd (II) Dra. Endang Prahastuti M. Pd. Kata Kunci Motif Khas Songket Lombok Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ragam motif khas songket Lombok beserta makna dan perlambanganya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari partisipan yaitu KASI DISKOPERINDAG Kabupaten Lombok Tengah pengusaha sekaligus ketua perkumpulan pengrajin songket di Kabupaten Lombok Tengah serta pengrajin songket. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan a) teknik observasi untuk mendapatkan data mengenai proses pembuatan songket maupun alat dan bahannya. b) Teknik wawancara digunakan untuk menggali data motif khas songket Lombok beserta makna dan perlambangnya. c) teknik dokumentasi digunakan untuk mendapatkan gambar motif-motif khas songket Lombok. Keabsahan data dilakukan malalui triangulasi. Analisis data dimulai dari tahap reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan motif khas songket Lombok terdiri dari 1) motif Subahnale 2) motif Keker 3) motif Bintang Empet 4) motif Seret Penginang 5) motif Wayang 6) motif Panah 7) motif Bulan Begantung 8) motif Nanas 9) motif Anteng 10) motif Naga. Makna yang terkandung dalam ragam motif khas songket Lombok ini yaitu 1) motif Subahnale bermakna keikhlasan dan kesabaran serta berserah kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) motif Keker bermakna kedamaian dalam memadu kasih 3) motif Bintang Empet bermakna arah mata angin dan menceritakan penanggalan zaman nenek moyang 4) motif Seret Penginang bermakna jamuan sederhana pada zaman dahulu 5) motif Wayang bermakna bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri sehingga selalu memerlukan orang lain untuk bermusyawarah 6) motif panah bermakna sifat jujur seperti anak panah yang jalannya meluncur lurus 7) motif Bulan Begantung bermakna bahwa pekerjaan itu harus dilakukan dalam waktu tenang agar berhasil dengan baik 8) motif Nanas bermakna seorang manusia selain bermanfaat untuk dirinya sendiri juga harus bermanfaat bagi orang lain 9) motif Anteng bermakna efek pelurusan jiwa bagi para wanita yang menggunakannya agar pada saat mereka dihadapkan dengan suatu masalah dapat dituntaskan dengan bijak 10) motif Naga bermakna perempuan sebagai lambang kesuburan yang disamakan dengan bumi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat sepuluh macam ragam motif khas songket Lombok yang masing-masing memiliki makna dan perlambang berbeda yang berkaitan dengan kehidupan dan tradisi masyarakat Sasak Lombok. sarannya motif-motif songket Lombok ini harus segera dipatenkan sehingga tetap menjadi milik dan kebudayaan suku Sasak Lombok


Informasi Detail
DDC
Rs 746.140959865 KAR s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Tata Busana, 2016.
Deskripsi Fisik
xviii, 150 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01005/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. TENUN SONGKET - MOTIF - LOMBOK
2. WEAVING - MOTIF - LOMBOK

Pembimbing
1. Agus Heri Supadmi Irianti; 2. Endang Prahastuti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik