Tesis
Kontribusi Raw input serta konerj guru SMK terhadap keterlaksanaan scientific approach dan kualitas pembelajaran pada mata diklat KMKE di SMK Kota/Kabupaten Pasuruan / Bagas Surya Hadi
Abstrak
ABSTRAK Hadi Bagas Surya. 2016. Kontribusi Raw Input Serta Kinerja Guru SMK Terhadap Keterlaksanaan Scientific Approach dan Kualitas Pembelajaran Pada Mata Pelajaran KMKE di SMK Kota/Kabupaten Pasuruan. Pembimbing (I) Prof. Dr. Mardji M.Kes. (II) Dr. Sukarnati M.M. Kata Kunci raw input scientific approach kemampuan awal status sosial ekonomi keluarga karakteristik kepribadian kinerja guru kualitas pembelajaran. Raw Input merupakan kualitas peserta didik yang berupa potensi kecerdasan status sosial dan ekonomi keluarga bakat minat belajar dan kepribadian peserta didik. Apabila kualitas masukan itu rendah atau tidak mendukung terwujudnya prestasi belajar yang tinggi tentunya tidak dapat diharapkan menjadi lulusan yang bermutu tinggi. Masalah yang timbul adalah dengan kualitas raw input yang ada di SMK saat ini dan dengan kinerja guru yang telah mendapat pelatihan dari pemerintah mampukah keterlaksanaan scientific approach berjalan dengan baik dan kualitas pembelajaran menjadi meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kontribusi yang signifikan kemampuan awal peserta didik terhadap keterlaksanaan scientific approach dan kualitas pembelajaran (2) kontribusi yang signifikan status sosial ekonomi keluarga peserta didik terhadap keterlaksanaan scientific approach dan kualitas pembelajaran (3) kontribusi yang signifikan karakteristik kepribadian peserta didik terhadap keterlaksanaan scientific approach dan kualitas pembelajaran (4) kontribusi yang signifikan kinerja guru dilihat dari persepsi peserta didik terhadap keterlaksanaan scientific approach dan kualitas pembelajaran (5) kontribusi yang signifikan keterlaksanaan scientific approach terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survey. Penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis). Analisis dilakukan dengan menggunakan korelasi dan regresi sehingga dapat diketahui untuk sampai pada variabel dependen terakhir harus lewat jalur langsung atau melalui variabel intervining. Populasi penelitian ini merupakan siswa SMK kelas X Teknik Pemesinan yang telah menggunakan kurikulum 2013 di seluruh Pasuruan yang berjumlah 256 peserta didik dan jumlah sampel sebanyak 154 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat kontribusi yang signifikan antara kemampuan awal peserta didik terhadap keterlaksanaan scientific approach maupun kualitas pembelajaran (2) terdapat kontribusi yang signifikan antara status sosial ekonomi keluarga peserta didik terhadap keterlaksanaan scientific approach maupun kualitas pembelajaran (3) terdapat kontribusi yang signifikan antara karakteristik kepribadian peserta didik terhadap keterlaksanaan scientific approach maupun kualitas pembelajaran (4) terdapat kontribusi yang signifikan antara kinerja guru dilihat dari persepsi peserta didik terhadap keterlaksanaan scientific approach maupun kualitas pembelajaran (5) kontribusi yang signifikan keterlaksanaan scientific approach terhadap kualitas pembelajaran.