Skripsi
Pengaruh pendidikan kecakapan hidup (life skill education) terhadap perencanaan pilihan karier pasca kuliah mahasiswa S1 Akuntansi angkatan 2011 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang / Vita Sari Rismawati
Abstrak
ABSTRAK Rismawati Vita Sari. 2015. Pengaruh Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill Education) terhadap Perencanaan Pilihan Karier Pasca Kuliah. Skripsi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr.Dodik Juliardi SE MM Ak (II) Sawitri Dwi Prastiti SE M.Si.Ak. Kata Kunci Pendidikan Kecakapan Hidup Pilihan Karier Sekarang ini bahwa pendidikan tinggi kurang mampu memberikan jaminan bagi seseorang untuk mendapatkan pekerjaan. Pendidikan formal sampai dengan perguruan tinggi tidak dengan sendirinya menghasilkan vokasional yang baik. Seorang lulusan pendidikan tinggi bahkan dengan nilai tinggi tanpa dibekali kemampuan dan keterampilan lain akan kurang mampu bersaing di dunia kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kecakapan hidup terhadap perencanaan pilihan karier pasca kuliah. Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner atau angket. Jawaban setiap item instrumen yang menggunakan skala likert mempunyai gradasi dari sangat positif hingga sangat negatif. Dalam penelitian ini adalah teknik analisis data statistik deskriptif dengan memanfaatkan persentase dan data penelitian disajikan dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi sehingga memudahkan dalam menganalisis dan menginterpretasikan terhadap data hasil penelitian. Di dalam penelitian ini dapat ditemukan bukti empiris mengenai kecakapan personal kecakapan sosial kecakapan akademik kecakapan vokasional terhadap perencanaan pilihan karier. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa dari empat variabel independen tersebut semuanya berpengaruh signifikan terhadap perencanaan pilihan karier.Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan kecakapan hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan pilihan karier. Kondisi ini menunjukkan bahwa dengan meningkatnya kecakapan hidup seseorang mendorong akan lebih baik dalam perencanaan pilihan karier. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data hanya dilakukan dengan kuesioner serta variabel yang diteliti dalam penelitian ini hanya sebatas pada kecakapan hidup dan perencanaan pilihan karier. Saran yang dapat disampaikan oleh peneliti adalah pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan pendapat dari ahli psikologi. Serta dengan menambahkan variabel yang diteliti seperti menguji variabel yang mengorelasikan kemampuan potensi dan wujud minat yang dimiliki dengan kualitas yang secara objektif dituntut bila akan memegang jabatan tertentu.