Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPS materi Koperasi melalui model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas IV SDN Kunir 01 Kabupaten Blitar / Novim Aivianita Hanifi
Abstrak
ABSTRAK Hanifi Novim Aivianita. 2016. Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi Koperasi melalui Model Problem Based Learning (PBL) pada Siswa Kelas IV SDN Kunir 01 Kabupaten Blitar. Skripsi Program Studi SI PGSD Jurusan KSDP Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Hj. Sri Murdiyah M.Pd. (II) Prof. Dr. H. M. Zainuddin M.Pd. Kata Kunci hasil belajar pembelajaran IPS model problem based learning Berdasarkan hasil observasi dan wawancara oleh peneliti kepada guru dan siswa kelas IV SDN Kunir 01 Kabupaten Blitar pada pembelajaran IPS diketahui bahwa (1) guru tidak menggunakan RPP dan masih menerapkan pembelajaran konvensional (2) siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran dan (3) hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran IPS materi koperasi kelas IV SDN Kunir 01 Kabupaten Blitar dan (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SDN Kunir 01 Kabupaten Blitar pada pembelajaran IPS materi koperasi melalui model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Tiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan masing-masing pertemuan terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi wawancara tes dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif yang meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan aktivitas guru aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Aktivitas guru pada siklus I sebesar 76% meningkat menjadi 98% pada siklus II. Aktivitas siswa juga meningkat yaitu 65% pada siklus I dan meningkat menjadi 87% pada siklus II. Hasil belajar siswa juga ikut meningkat yaitu pada tahap pratindakan persentase ketuntasan klasikal sebesar 37% meningkat menjadi 55% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 81% pada siklus II. Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran IPS materi koperasi kelas IV SDN Kunir 01 Kabupaten Blitar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu disarankan bagi guru agar menerapkan model Problem Based Learning (PBL) sebagai salah satu solusi meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di SD.