Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran kontektual bermuatan karakter pada mata pelajaran kewirausahaan di SMK Cendika Bangsa Kepanjen / Dwi Rahayu
Abstrak
ABSTRAK Rahayu Dwi. 2016. Pengembangan Modul Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Karakter Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Di SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Heri Pratikto M.Si (II) Dr. Wening Patmi Rahayu S.Pd. M.M Kata Kunci Modul Pembelajaran Kontekstual Nilai Karakter Kurikulum 2013 bukan sekedar pergantian kurikulum tetapi menuntut perubahan dalam pembelajaran di sekolah. Kurikulum 2013 dikenal karena pendidikan karakter lulusan diharapkan memiliki kompetensi produktif inofatif dalam interaksi sosial sehat menyehatkan dalam interaksi dengan alam dan beradapan unggul. Sehingga ranahan afektif membimbing kognitif dan psikomotorik. Pendekatan yang digunakan dengan pendekatan Scientific Approach. Bahan pembelajaran yang dikembangkan dalam kurikulum 2013 dengan menggunakan pendekatan scientific berupa bahan ajar. Bahan ajar sangat diperlukan dalam proses pembelajaran karena dapat membantu siswa dan guru. Salah satu bentuk bahan ajar adalah modul. Modul adalah sarana pembelajaran dalam bentuk tertulis atau cetak yang berisi materi pembelajaran metode tujuan pembelajaran petunjuk kegiatan belajar dan latihan yang disusun secara sistematis dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan dan dapat digunakan secara mandiri. Tujuan penelitian dan pengembangan menghasilkan produk berupa modul pembelajaran kontekstual bermuatan karakter pada mata pelajaran kewirausahaan dengan materi produk kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya yang telah melalui proses validasi. Model pengembangan produk modul ini menggunakan modifikasi Brog Gall yang terdiri atas analisis kebutuhan perencanaan pengembangan produk validasi ahli uji coba kelompok kecil revisi dan produk akhir. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa saran dan kritik dari validator sebagai pertimbangan melakukan revisi modul pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian ini diperkuat dengan validator yaitu ahli materi sebesar 83 64% ahli modul sebesar 80 74% dan pada uji coba kelompok kecil sebesar 86 00%. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa Modul Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Karakter dinyatakan layak dan dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran kewirausahaan di SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Saran bagi pengembang berikutnya agar memperbaharui materi sesuai dengan perkembangan materi terkini dan memberbaiki kelemahan-kelemahan yang ada.